PPDB 2020/2021 segera DIBUKA

PENDAFTARAN MURID BARU

TAHUN PELAJARAN 2020/2021 SEGERA DIBUKA

Kabar gembira bagi masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten/Kota Bekasi dan sekitarnya, beberapa saat lagi SMPIT Thariq Bin Ziyad akan membuka pendaftaran murid baru tahun pelajaran 2020/2021.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, sekolah membuka dua pilihan kelas yakni kelas Reguler dan kelas International Preparation (IP).  Pendaftaran dilakukan dengan cara mengisi formulir pendaftaran online di tautan https://ppdb.thariq.sch.id yang akan dibuka mulai tanggal 11 November 2019 hingga 10 Februari 2020.

Informasi lengkap silakan menghubungi panitia pendaftaran di nomor sekolah 02182429882 (telepon dan Whatsapp), atau 0812-1031-1301 (Wisnu) dan 0877-8222-2154 (Ulan).

CAMBRIDGE ASSESSMENT ENGLISH

CAMBRIDGE ASSESSMENT ENGLISH (https://www.cambridgeenglish.org) adalah bagian dari Cambridge University, Inggris yang menyelenggarakan ujian bahasa Inggris di seluruh dunia secara serentak. SMPIT Thariq Bin Ziyad sejak dua tahun terakhir telah menyelenggarakan ujian ini khusus untuk peserta didik kelas 9 program International Praparation (IP). Kerja sama sekolah dengan organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan sekaligus menjamin kompetensi bahasa Inggris peserta didik IP sebagai salah satu prasyarat penting untuk memasuki jenjang pendidikan lebih tinggi terutama di luar negeri. Ujian meliputi kemampuan listening, speaking, reading dan writing. Peserta ujian yang lulus akan mendapatkan serifikat yang dikeluarkan oleh Cambridge University, Inggris dan diakui secara global. SMPIT Thariq Bin Ziyad sejak dua tahun lalu telah menjadi salah satu Exam Preparation Centre di Indonesia.

PERSAMI UNIK, PERSAMI MENARIK, PERSAMI ASYIK

PERSAMI SMPIT Thariq Bin Ziyad terbilang unik, karena PERSAMI ini akronim dari Perkemahan Sabtu Ahad Islami.

Kenapa pakai kata Islami ?

Karena sudah jelas SMPIT TBZ adalah Sekolah Islam Terpadu yang senantiasa mengedepankan nilai-nial Islami dalam setiap kegiatannya.

Apalagi yang unik…?

Setiap kegiatan perkemahan yang dilaksanakan Pramuka SMPIT TBZ merujuk pada 5 tematik kegiatan yang telah diarahkan oleh Satuan Komunitas Pramuka SIT Tingkat Nasional. Lima tema itu adalah : Siroh Nabawiyah, Siroh Sahabat, Siroh Pejuang Islam, Sejarah Pejuang Islam Nasional dan Sejarah Pejuang Islam Lokal. Pada PERSAMI kali ini Pramuka SMPIT TBZ akan menelusuri jejak kisah penjelajah Islam bernama Ibnu Batuttah. Dalam pelaksanaan teknisnya nanti para anggota Pramuka akan melalui pos-pos sebagaimana perjalanan Ibnu Batuttah singgah, yakni dimulai dari Maroko melintasi Gurun Pasir, Kairo, Damaskus, Madinah dan berakhir di Makkah untuk menunaikan ibadah haji.

Simulasi perjalanan itu diharapkan dapat dimaknai dan diresapi dengan baik oleh para anggota Pramuka dengan sebelumnya dibekali adab-adab Islami dalam sebuah perjalanan.

Kebayang kan serunya…?

PERSAMI Pramuka InsyaAllah akan dilaksanakan di sekolah pada tanggal 19-20 Oktober 2019. Sebanyak kurang lebih 150 anggota Pramuka akan mengikuti kegiatan tersebut.
Tema PERSAMI kali ini adalah Generasi Tangguh, Pantang Mengeluh, Disiplin jadi Ruh, Malas adalah Musuh.

Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan membawa manfaat bagi seluruh anggota Pramuka. Aamiinn…

Salam Pramuka…!!!

TBZ Road to IPSIS Camp 2019, Thailand

IPSIS Camp 2019 adalah kali pertama teman-teman Pramuka (Lukse) Thailand mengadakan perkemahan berskala internasional dilingkungan Sekolah Islam Terpadu yang berada di kawasan Asia Tenggara. Perkemahan ini bertajuk “Islamic Private School International Scout Camp” yang akan diselenggarakan di Pak Bang Scout Camp, Satun, Thailand pada tanggal 22 – 25 Nopember 2019.

Satuan Komunitas Pramuka Sekolah Islam Terpadu Indonesia InsyaAllah akan ikut mengirimkan kontingen dibawah bendera Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dalam perkemahan tersebut. Kontingen sedianya akan dilepas oleh Ketua Kwartir Nasional Kak Budi Waseso pada 19 Nopember 2019 di Aula Sarbini Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, Jakarta. Yang dimanahkan menjadi ketua kontingen Indonesia adalah Kak Fauzi Nahdi dari SAKO Pramuka SIT.

Ada yang spesial pada kegiatan perkemahan di luar negeri kali ini. Biasanya sebelum berangkat peserta akan dikumpulkan di Cibubur untuk mengikuti Training Center yang disebut Gladian Nasional selama 1-2 hari. Namun pada kegiatan IPSIS Camp 2019, Gladian Nasional akan dilaksanakan langsung di lokasi acara, sehingga peserta akan tiba di lokasi Pak Bang Scout Camp 1-2 hari sebelum pembukaan kegiatan. Sebuah hal baru dan menjadi tantangan tersendiri.

Pada kesempatan kegiatan ini, InsyaAllah SMPIT Thariq Bin Ziyad akan ikut serta mengirimkan peserta sebagai bagian dalam proses belajar di tingkat global. Kak Sukro Muhab selaku Majelis Pembimbing SAKO Pramuka SIT tingkat nasional pernah berujar, “Jika ingin hebat, jangan hanya ajarkan anak-anakmu berenang di kolam renang, tapi ajaklah anak-anakmu belajar berenang di samudra yang luas”. Kesempatan berkemah bersama teman-teman seakidah dan seperjuangan di luar negeri akan menjadi bagian itu semua. Semoga segala persiapan dan pelaksanakan dimudahkan, dilancarkan serta mendapat banyak manfaat. Amiinn….

-(ss.adi)-

Pramuka TBZ go to PRINT’17 Malaysia

Sebanyak 452 anggota Gerakan Pramuka mengikuti Perkemahan Internasional di Selangor, Malaysia pada 10 – 14 Desember 2017. Termasuk didalamnya 15 orang peserta dan 2 orang bindamping dari SMPIT Thariq Bin Ziyad. Keberangkatan Kontingen Indonesia dibagi dalam lima kloter. Adapun kloter pertama bertolak ke Malaysia pada Sabtu, 9 Desember 2017 Pukul 01.30 WIB, dan tiba pada Pukul 04.30 WIB.

“Adik-adik, selamat jalan. Di Malaysia tolong jaga nama baik Pramuka, umumnya nama baik sekolah kalian, Sekolah Islam Terpadu. Kalian sekarang Penggalang dan Penegak. Dari wajah-wajah kalian insya Allah ini jadi pengalaman berharga,” kata Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault dalam sambutannya saat Pelepasan Kontingen di Aula Sarbini, Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (8/12).

Kak Adhyaksa mendoakan, di antara kontingen Indonesia ini nanti akan ada yang menjadi jenderal, panglima, gubernur, dokter, wanita yang hebat, ibu rumah tangga yang hebat, wali kota, pengusaha bahkan presiden. Ia juga mendoakan agar dari rahim Pramuka-Pramuka putri akan lahir teknokrat-teknokrat yang hebat.

“Selamat jalan. Insya Allah, kalian berangkat dan kembali dengan selamat tanpa kurang apa pun juga,” harap pria yang hobi mendaki gunung ini.

Dalam kesempatan itu, Kak Adhyaksa Dault mengucapkan terima kasih kepada para Pembina Pramuka Sako SIT dan orang tua. “Ini hari Jumat. Doa saya tadi Insya Allah diijabah oleh Allah swt.,” paparnya.

Pimpinan Kontingen Indonesia, Kak Fauzi Nahdi menambahkan, Perkemahan Internasional 2017 ini dapat membawa manfaat kepada para peserta. 

Pertama, mereka akan menjadi dewasa dan mandiri, khususnya membawa bangsa Indonesia ke kancah dunia internasional.

Kedua, untuk menjalin ukhuwah bersama. “Mereka dari jauh-jauh, dari daerah masing-masing, tidak mengenal satu sama lain, kemudian mengenal,” ucapnya.

Ketiga, mereka punya wawasan yang luas. “Alhamdulillah, yang pernah kita undang, efeknya luar biasa, mereka bisa terbuka pemikirannya sehingga belajar lebih giat. Terus kemudian, mereka bisa menjadikan Pramuka ini sebagai bagian dari titik tolak keberhasilan di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Kak M. Hanif Abiyu, salah satu kontingen Indonesia mengaku tidak menyangka bisa mengikuti Perkemahan Internasional ini. “Senang rasanya. Harapannya, dengan acara ini kita bisa mempersatukan ukhuwah,” terangnya.

Perkemahan Internasional 2017 diadakan oleh Kadit Remaja Sekolah (KRS) Musleh Malaysia, sebuah organisasi kepanduan di Malaysia selain Pengakap. Kegiatan ini diikuti para pelajar Islam dari tiga negara, yakni Malaysia, Indonesia dan Thailand. Peserta dari Thailand 89 orang, dari Malaysia 4 ribu, dan Indonesia 452 orang. (MSA/AK)

English Outing Program ke Pare

Akselerasi Penguasaan Bahasa Inggris Siswa

Kamis (6/12) akan menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh siswa kelas VII program Wawasan Internasional.  Pada hari tersebut, 51 siswa akan berangkat ke “Kampung Inggris” Pare, Kediri, Jawa Timur untuk mengikuti kegiatan English Outing Program.  Mereka akan berada di sana sampai tanggal 13 Desember 2017.

EOP adalah upaya sekolah untuk melakukan akselerasi penguasaan dasar-dasar bahasa Inggris baik listening, speaking, reading, writing, vocabulary maupun grammar.  Mereka akan belajar secara intensif sejak pagi sampai malam hari.

Peringati Hari Guru Nasional 2017, Ini Pesan Penting Mendikbud

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhadjir Effendy menyampaikan pidato Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 25 November 2017. Melalui kanal Youtube, Muhadjir menyampaikan sejumlah hal penting terkait hak, kewajiban, serta besarnya jasa guru dalam mencetak generasi penerus bangsa.

Dalam pidatonya, salah satu yang ditekankan mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu adalah memanfaatkan HGN 2017 sebagai momen mengevaluasi kebijakan-kebijakan pemerintah bagi guru di Indonesia.

Terutama, untuk menjadikan guru lebih profesional, sejahtera, dan bermartabat.

“Kebijakan-kebijakan yang sedang dan akan terus dilaksanakan adalah menjadikan guru menjadi kompeten, profesional, terlindungi, dan pada gilirannya lebih sejahtera, mulia, dan bermartabat,” demikian kata Muhadjir dalam pidato yang dikutip JawaPos.com dari kanal Youtube Kemendikbud RI.

Selain itu, Muhadjir juga mengingatkan pentingnya peran guru membentuk karakter peserta didik melalui tiga harmonisasi. Yakni, olah hati, olah pikir, dan olah raga.

“Di samping itu juga guru dan tenaga pendidik harus mampu mengelola kerja sama satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk mengobarkan Gerakan Nasional Revolusi Mental,” terangnya.

Berikut Pidato Lengkap Muhadjir Effendy dalam Peringatan Hari Guru Nasional 2017

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Alhamdulillah pada 25 Desember 2017 kita bersama-sama memperingati Hari Guru Nasional. Marilah kita syukuri nikmat Tuhan Yang Maha Esa dengan tekad bekerja sama bekerja keras mewujudkan dunia pendidikan yang lebih berkemajuan melalui keteladanan guru-guru kita.

Tema Hari Guru Nasional kali ini adalah membangun pendidikan karakter melalui keteladanan guru. Tema ini erat kaitannya dengan implementasi Peraturan Presiden No 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Perpres tersebut mengamanatkan bahwa guru sebagai sosok utama dalam satuan pendidikan.

Mereka memiliki tanggung jawab membentuk karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah pikir, dan olahraga. Di samping itu juga guru dan tenaga pendidik harus mampu mengelola kerja sama satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk mengobarkan Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Urgensi penguatan karakter ini semakin mendesak seiring dengan tantangan berat yang kita hadapi di masa-masa akan datang. Peserta didik saat ini adalah calon generasi emas Indonesia tahun 2045 yang harus memiliki bekal jiwa Pancasila yang baik guna menghadapi dinamika perubahan yang sangat cepat dan tidak terduga.

Untuk itu, guru harus dapat berperan sebagai the significant others bagi peserta didik. Artinya guru harus jadi sumber keteladanan. Momentum Hari Guru Nasional hendaknya kita jadikan sebagai refleksi apakah guru-guru kita sudah cukup profesional dan menjadi teladan bagi peserta didiknya.

Di sisi lain apakah kita sudah cukup memuliakan guru kita yang telah berjuang untuk mendidik dan membentuk karakter kita, sehingga kita menjadi pribadi yang sangat tangguh dan berhasil seperti saat ini. Sebab tak ada orang yang sukses tanpa melalui sentuhan guru.

Bagi pemerintah, peringatan hari guru juga menjadi titik evaluasi yang strategis bagi pengambilan kebijakan. Bagaimanapun harus diakui bahwa masih banyak persoalan guru yang belum sepenuhnya teratasi.

Oleh sebab itu, kebijakan-kebijakan yang sedang dan akan terus dilaksanakan adalah menjadikan guru menjadi kompeten, profesional, terlindungi, dan pada gilirannya lebih sejahtera, mulia, dan bermartabat.

Namun demikian, perlu kita sadari bersama bahwa upaya pemerintah tentu memiliki keterbatasan. Dan oleh karena itu, sangat pantas kita beri apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah ikut membantu meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru.

Perhatian pemerintah daerah yang menjanjikan tunjangan tambahan dan membuat terobosan kebijakan yang inovatif kepada para guru tentu sangat kita hargai. Melalui kebijakan pemerintah daerah, Alhamdulillah banyak hal-hal yang bisa diatasi.

Kepada semua asosiasi profesi maupun organisasi guru tanpa terkecuali, kita patut berterima kasih karena telah menjadikan mitra pemerintah dan mitra guru khususnya.

Akhirnya sekali lagi, mari kita kobarkan semangat menjadi guru sebagai teladan bagi anak-anak kita. Selamat Hari Guru Nasional. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membimbing langkah-langkah kita mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas melalui guru-guru yang hebat dan mulia. Terima kasih.

Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

source: JawaPos

Thariq Student Outbound : Menguatkan Kedisiplinan, Meraih Prestasi Gemilang

KARAWANG :  Senin (13/11), sepuluh unit mobil tronton khas militer memasuki area Denharrahlat Kostrad/TNI-AD Karawang.  Selang beberapa saat, ratusan peserta didik SMPIT Thariq Bin Ziyad baik putra maupun putri turun dari kendaraan.  Dengan berseragam Pramuka, mereka berbaris menuju puncak bukit tempat yang biasa digunakan sebagai markas latihan TNI.

SMPIT Thariq Bin Ziyad memang bekerja sama dengan TNI dalam rangka menggembleng peserta didik agar memiliki mental dan daya tahan yang kokoh.  Mereka juga dididik agar memilik disiplin, tanggung jawab, serta ketaatan kepada peraturan.  Walaupun mereka digembleng ala militer selama 2 hari 1 malam, mereka tetap menikmati kegiatan ini dan mengikutinya hingga tuntas.

Thariq Junior Olympiad 2017

BEKASI : Dengan penuh keceriaan dan keseriusan, 367 peserta didik sekolah dasar dari Kabupaten dan Kota Bekasi mengikuti berbagai bidang kompetisi yang diadakan oleh SMPIT Thariq Bin Ziyad.  Mereka berlomba menjadi yang terbaik dalam bidang Alqur’an, Akademik, dan Bahasa.

Keceriaan mereka semakit bertambah ketika Mr.William dari AS menyampaikan sedikit sambutan di panggung dan menyapa seluruh peserta dengan bahasa Inggris khas Amerika.  Mr. William adalah bule yang sengaja dihadirkan di setiap kegiatan TJO untuk menjadi juri lomba bahasa Inggris baik English Drama maupun story telling.

Suasana seru dan tegang tiba saat penitia mengumumkan para juara dari 11 bidang lomba.  Seluruh sekolah menjadi juara walaupun dengan perolehan yang berbeda.  Atas prestasi mereka, sekolah memberikan piala, piagam, dan tentu saja uang tunai belasan juta Rupiah.  Selamat buat para pemenang, dan sampai jumpa di TJO tahun depan.