Kabar Gembira ! PPDB Tahun Pelajaran 2019-2020 Dimajukan

Assalamu’alaikum….

Apa kabar adik-adik kelas VI Sekolah Dasar?  Berjumpa kembali di website SMPIT Thariq Bin Ziyad.

Karena kalian sekarang sudah berada di kelas VI SD, tentunya kalian sudah mulai berpikir untuk melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi, bukan? Nah..ada kabar gembira nih.  Sekarang SMPIT Thariq Bin Ziyad, sekolah yang tentunya tidak asing lagi terdengar di telinga kalian, akan memajukan  pendaftaran calon peserta didik baru untuk tahun pelajaran 2019-2020.

Pendaftaran dibuka mulai tanggal 21 Desember 2018 dan berakhir 16 Februari 2019.  Ayo buruan jangan sampai ketinggalan karena kuotanya terbatas lho….Sudah tahu cara mendaftarnya kan?

SMPIT Thariq Bin Ziyad menggunakan sistem pendaftaran daring (dalam jaringan) atau bahasa kerennya online. Sistem pendaftaran online akan aktif hari Jum’at tanggal 21 Desember 2018 pukul 00.00.  Saat ini sistem belum bisa diakses.

Untuk melakukan pendaftaran, kalian bisa masuk ke alamat website sekolah ini yaitu www.smpit-tbz.sch.id lalu klik tulisan yang berkedip-kedip di halaman muka maka kalian akan diarahkan ke halaman pendaftaran.  Atau kalian bisa langsung masuk ke alamat ppdb.smpit-tbz.sch.id.

Ada prasyarat penting sebelum kalian melakukan pendaftaran, yaitu pastikan kalian atau orang tua kalian memiliki alamat surel (surat elektronik) atau populer dengan sebutan e-mailE-mail ini sangat penting agar sistem dapat melakukan komunikasi dengan kalian, misalnya menyampaikan notifikasi (pemberitahuan/balasan) atas pendaftaran yang telah kalian lakukan, dan sebagainya.  E-mail sebaiknya milik salah satu dari orang tua kalian, ayah atau ibu.

Demikian sekilas informasi PPDB 2019-2020.  Semoga kita bisa ketemu di sekolah keren, SMPIT Thariq Bin Ziyad.

Assalamu’alaikum……

Pramuka TBZ go to PRINT’17 Malaysia

Sebanyak 452 anggota Gerakan Pramuka mengikuti Perkemahan Internasional di Selangor, Malaysia pada 10 – 14 Desember 2017. Termasuk didalamnya 15 orang peserta dan 2 orang bindamping dari SMPIT Thariq Bin Ziyad. Keberangkatan Kontingen Indonesia dibagi dalam lima kloter. Adapun kloter pertama bertolak ke Malaysia pada Sabtu, 9 Desember 2017 Pukul 01.30 WIB, dan tiba pada Pukul 04.30 WIB.

“Adik-adik, selamat jalan. Di Malaysia tolong jaga nama baik Pramuka, umumnya nama baik sekolah kalian, Sekolah Islam Terpadu. Kalian sekarang Penggalang dan Penegak. Dari wajah-wajah kalian insya Allah ini jadi pengalaman berharga,” kata Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault dalam sambutannya saat Pelepasan Kontingen di Aula Sarbini, Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (8/12).

Kak Adhyaksa mendoakan, di antara kontingen Indonesia ini nanti akan ada yang menjadi jenderal, panglima, gubernur, dokter, wanita yang hebat, ibu rumah tangga yang hebat, wali kota, pengusaha bahkan presiden. Ia juga mendoakan agar dari rahim Pramuka-Pramuka putri akan lahir teknokrat-teknokrat yang hebat.

“Selamat jalan. Insya Allah, kalian berangkat dan kembali dengan selamat tanpa kurang apa pun juga,” harap pria yang hobi mendaki gunung ini.

Dalam kesempatan itu, Kak Adhyaksa Dault mengucapkan terima kasih kepada para Pembina Pramuka Sako SIT dan orang tua. “Ini hari Jumat. Doa saya tadi Insya Allah diijabah oleh Allah swt.,” paparnya.

Pimpinan Kontingen Indonesia, Kak Fauzi Nahdi menambahkan, Perkemahan Internasional 2017 ini dapat membawa manfaat kepada para peserta. 

Pertama, mereka akan menjadi dewasa dan mandiri, khususnya membawa bangsa Indonesia ke kancah dunia internasional.

Kedua, untuk menjalin ukhuwah bersama. “Mereka dari jauh-jauh, dari daerah masing-masing, tidak mengenal satu sama lain, kemudian mengenal,” ucapnya.

Ketiga, mereka punya wawasan yang luas. “Alhamdulillah, yang pernah kita undang, efeknya luar biasa, mereka bisa terbuka pemikirannya sehingga belajar lebih giat. Terus kemudian, mereka bisa menjadikan Pramuka ini sebagai bagian dari titik tolak keberhasilan di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Kak M. Hanif Abiyu, salah satu kontingen Indonesia mengaku tidak menyangka bisa mengikuti Perkemahan Internasional ini. “Senang rasanya. Harapannya, dengan acara ini kita bisa mempersatukan ukhuwah,” terangnya.

Perkemahan Internasional 2017 diadakan oleh Kadit Remaja Sekolah (KRS) Musleh Malaysia, sebuah organisasi kepanduan di Malaysia selain Pengakap. Kegiatan ini diikuti para pelajar Islam dari tiga negara, yakni Malaysia, Indonesia dan Thailand. Peserta dari Thailand 89 orang, dari Malaysia 4 ribu, dan Indonesia 452 orang. (MSA/AK)

English Outing Program ke Pare

Akselerasi Penguasaan Bahasa Inggris Siswa

Kamis (6/12) akan menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh siswa kelas VII program Wawasan Internasional.  Pada hari tersebut, 51 siswa akan berangkat ke “Kampung Inggris” Pare, Kediri, Jawa Timur untuk mengikuti kegiatan English Outing Program.  Mereka akan berada di sana sampai tanggal 13 Desember 2017.

EOP adalah upaya sekolah untuk melakukan akselerasi penguasaan dasar-dasar bahasa Inggris baik listening, speaking, reading, writing, vocabulary maupun grammar.  Mereka akan belajar secara intensif sejak pagi sampai malam hari.

Peringati Hari Guru Nasional 2017, Ini Pesan Penting Mendikbud

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhadjir Effendy menyampaikan pidato Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 25 November 2017. Melalui kanal Youtube, Muhadjir menyampaikan sejumlah hal penting terkait hak, kewajiban, serta besarnya jasa guru dalam mencetak generasi penerus bangsa.

Dalam pidatonya, salah satu yang ditekankan mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu adalah memanfaatkan HGN 2017 sebagai momen mengevaluasi kebijakan-kebijakan pemerintah bagi guru di Indonesia.

Terutama, untuk menjadikan guru lebih profesional, sejahtera, dan bermartabat.

“Kebijakan-kebijakan yang sedang dan akan terus dilaksanakan adalah menjadikan guru menjadi kompeten, profesional, terlindungi, dan pada gilirannya lebih sejahtera, mulia, dan bermartabat,” demikian kata Muhadjir dalam pidato yang dikutip JawaPos.com dari kanal Youtube Kemendikbud RI.

Selain itu, Muhadjir juga mengingatkan pentingnya peran guru membentuk karakter peserta didik melalui tiga harmonisasi. Yakni, olah hati, olah pikir, dan olah raga.

“Di samping itu juga guru dan tenaga pendidik harus mampu mengelola kerja sama satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk mengobarkan Gerakan Nasional Revolusi Mental,” terangnya.

Berikut Pidato Lengkap Muhadjir Effendy dalam Peringatan Hari Guru Nasional 2017

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Alhamdulillah pada 25 Desember 2017 kita bersama-sama memperingati Hari Guru Nasional. Marilah kita syukuri nikmat Tuhan Yang Maha Esa dengan tekad bekerja sama bekerja keras mewujudkan dunia pendidikan yang lebih berkemajuan melalui keteladanan guru-guru kita.

Tema Hari Guru Nasional kali ini adalah membangun pendidikan karakter melalui keteladanan guru. Tema ini erat kaitannya dengan implementasi Peraturan Presiden No 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Perpres tersebut mengamanatkan bahwa guru sebagai sosok utama dalam satuan pendidikan.

Mereka memiliki tanggung jawab membentuk karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah pikir, dan olahraga. Di samping itu juga guru dan tenaga pendidik harus mampu mengelola kerja sama satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk mengobarkan Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Urgensi penguatan karakter ini semakin mendesak seiring dengan tantangan berat yang kita hadapi di masa-masa akan datang. Peserta didik saat ini adalah calon generasi emas Indonesia tahun 2045 yang harus memiliki bekal jiwa Pancasila yang baik guna menghadapi dinamika perubahan yang sangat cepat dan tidak terduga.

Untuk itu, guru harus dapat berperan sebagai the significant others bagi peserta didik. Artinya guru harus jadi sumber keteladanan. Momentum Hari Guru Nasional hendaknya kita jadikan sebagai refleksi apakah guru-guru kita sudah cukup profesional dan menjadi teladan bagi peserta didiknya.

Di sisi lain apakah kita sudah cukup memuliakan guru kita yang telah berjuang untuk mendidik dan membentuk karakter kita, sehingga kita menjadi pribadi yang sangat tangguh dan berhasil seperti saat ini. Sebab tak ada orang yang sukses tanpa melalui sentuhan guru.

Bagi pemerintah, peringatan hari guru juga menjadi titik evaluasi yang strategis bagi pengambilan kebijakan. Bagaimanapun harus diakui bahwa masih banyak persoalan guru yang belum sepenuhnya teratasi.

Oleh sebab itu, kebijakan-kebijakan yang sedang dan akan terus dilaksanakan adalah menjadikan guru menjadi kompeten, profesional, terlindungi, dan pada gilirannya lebih sejahtera, mulia, dan bermartabat.

Namun demikian, perlu kita sadari bersama bahwa upaya pemerintah tentu memiliki keterbatasan. Dan oleh karena itu, sangat pantas kita beri apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah ikut membantu meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru.

Perhatian pemerintah daerah yang menjanjikan tunjangan tambahan dan membuat terobosan kebijakan yang inovatif kepada para guru tentu sangat kita hargai. Melalui kebijakan pemerintah daerah, Alhamdulillah banyak hal-hal yang bisa diatasi.

Kepada semua asosiasi profesi maupun organisasi guru tanpa terkecuali, kita patut berterima kasih karena telah menjadikan mitra pemerintah dan mitra guru khususnya.

Akhirnya sekali lagi, mari kita kobarkan semangat menjadi guru sebagai teladan bagi anak-anak kita. Selamat Hari Guru Nasional. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membimbing langkah-langkah kita mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas melalui guru-guru yang hebat dan mulia. Terima kasih.

Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

source: JawaPos

Thariq Student Outbound : Menguatkan Kedisiplinan, Meraih Prestasi Gemilang

KARAWANG :  Senin (13/11), sepuluh unit mobil tronton khas militer memasuki area Denharrahlat Kostrad/TNI-AD Karawang.  Selang beberapa saat, ratusan peserta didik SMPIT Thariq Bin Ziyad baik putra maupun putri turun dari kendaraan.  Dengan berseragam Pramuka, mereka berbaris menuju puncak bukit tempat yang biasa digunakan sebagai markas latihan TNI.

SMPIT Thariq Bin Ziyad memang bekerja sama dengan TNI dalam rangka menggembleng peserta didik agar memiliki mental dan daya tahan yang kokoh.  Mereka juga dididik agar memilik disiplin, tanggung jawab, serta ketaatan kepada peraturan.  Walaupun mereka digembleng ala militer selama 2 hari 1 malam, mereka tetap menikmati kegiatan ini dan mengikutinya hingga tuntas.

Thariq Junior Olympiad 2017

BEKASI : Dengan penuh keceriaan dan keseriusan, 367 peserta didik sekolah dasar dari Kabupaten dan Kota Bekasi mengikuti berbagai bidang kompetisi yang diadakan oleh SMPIT Thariq Bin Ziyad.  Mereka berlomba menjadi yang terbaik dalam bidang Alqur’an, Akademik, dan Bahasa.

Keceriaan mereka semakit bertambah ketika Mr.William dari AS menyampaikan sedikit sambutan di panggung dan menyapa seluruh peserta dengan bahasa Inggris khas Amerika.  Mr. William adalah bule yang sengaja dihadirkan di setiap kegiatan TJO untuk menjadi juri lomba bahasa Inggris baik English Drama maupun story telling.

Suasana seru dan tegang tiba saat penitia mengumumkan para juara dari 11 bidang lomba.  Seluruh sekolah menjadi juara walaupun dengan perolehan yang berbeda.  Atas prestasi mereka, sekolah memberikan piala, piagam, dan tentu saja uang tunai belasan juta Rupiah.  Selamat buat para pemenang, dan sampai jumpa di TJO tahun depan.

Menambah Cakrawala, Menguatkan Bahasa

SINGAPURA :  Tiga puluh tiga peserta didik kelas VIII program Wawasan Internasional (WI) mengikuti kegiatan Immersion Program ke Singapura selama lima hari dari tanggal 25 hingga 29 September 2017.  Kegiatan ini dimaksudkan membekali peserta didik dengan wawasan dan pengalaman global baik berkaitan dengan sistem pendidikan, kebudayaan, maupun bahasa.

Dengan penuh semangat, keseriusan namun fun, mereka mengikuti setiap agenda yang telah ditetapkan.  Selama 2 hari, mereka menjadi “peserta didik” Madrasah Aljunied, tempat yang menjadi tujuan utama kegiatan ini, dengan mengikuti pembelajaran di kelas bersama peserta didik sekolah tersebut.

Selain itu, mereka juga mengikuti kelas khusus Bahasa Inggris dan Science Experiment yang disampaikan oleh guru-guru Madrasah Aljunied. Dengan menggunakan pengantar Bahasa Inggris, mereka mengikuti seluruh kegiatan di kelas ini dengan perasaan senang.

Selain belajar di Madrasah Aljunied, peserta mengikuti kegiatan kunjungan ke beberapa tempat milik Pemerintah Singapura seperti Marina Barrage, Newater, Science Center, dan Air Force Museum.  Tidak ketinggalan tentunya, mengunjungi Marina Bay, tempat berdirinya ikon negara Singapura, patung singa raksasa, Merlion.

Selamat untuk Para Juara

BEKASI : SMPIT Thariq Bin Ziyad mengirimkan perwakilannya ke berbagai lomba bergengsi.  Mereka yang dikirim berhasil menorehkan prestasi terbaik  yang mengharumkan nama sekolah.  Berikut adalah prestasi teman-teman kita :

  • Peserta tingkat Nasional lomba Roket Air yang diselenggarakan Puspiptek/Kemenristek Dikti bulan September 2017 atas nama Khonsa Nur Faizah kelas 9C.
  • Juara 2 dalam lomba Science Quiz di ajang Science Festival yang diselenggarakan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung bulan Oktober 2017 atas nama Muhammad Faiq Irhab dari 9E, Ayumi Auliyah Syifa dari 9A dan Aisyah Fikria Fauziah dari 9A

Prestasi Pada Ajang Thafest SMAIT Thariq Bin Ziyad 2017

  • Juara 1 Speech Contest Bahasa Inggris atas nama Salma Hanifah Rasyad kelas 8A
  • Juara 1 Cepat Tepat Sains atas nama Abidzar Ahmad Haikal kelas 9E, Muhammad Faiq Irhab kelas 9E dan Hannan Nur Muhammad kelas 9F
  • Juara 1 Membaca Puisi atas nama Ghinaya Aiman kelas 9B
  • Juara 2 Recycle atas nama Firdausy Diazzahra Sukirno kelas 9B, Izzatunnisa Sayyida Utari kelas 9B dan Nurina Putri Talitha kelas 9B
  • Juara 3 Speech Contest Bahasa Inggris atas nama Rafida Khalila Azzahra kelas 8B
  • Juara 3 Fotografi atas nama Niki Apritiana kelas 7B
  • Juara 3 Basket Putra

Selamat, semoga kesuksesan selalu menyertai kalian dan menginspirasi teman-teman kalian.

PPDB, Regenerasi dan Kepemimpinan

 Assalamu’alaikum….

Bapak, Ibu, dan calon peserta didik yang berbahagia, Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB adalah proses yang harus dilalui oleh semua sekolah.  PPDB merupakan proses regenerasi agar sekolah tetap eksis di masyarakat.  Begitu kelas terakhir keluar karena telah menyelesaikan pendidikan, maka pengganti mereka harus disiapkan.  Jika tidak maka sekolah tidak akan bisa melanjutkan aktifitasnya.

Bagi SMPIT Thariq Bin Ziyad, PPDB bukan hanya sekadar mengikuti siklus atau mempertahankan eksistensi sekolah agar pegawainya tidak menganggur.  Lebih dari itu, PPDB bagi kami adalah, pertama, merupakan rekrutmen calon generasi penerus dakwah ilallah.  Bukankah setiap kali Allah mewafatkan seorang Nabi, Dia mengutus Nabi baru sebagai penerus dakwah agar senantiasa ada manusia yang menyeru kepada Allah?

Kedua, PPDB adalah proses menyiapkan pemimpin melalui aktifitas pendidikan dan transfer ilmu pengetahuan yang merupakan prasyarat kepemimpinan.  Ketika Allah SWT akan mengutus Adam AS untuk menjadi khalifah di bumi, Dia membekalinya dengan ilmu pengetahuan (Al-Baqarah (2) : 30-31).  Ketika Allah mengangkat Talut menjadi raja untuk Bani Israil setelah Nabi Musa AS wafat, Allah membekalinya dengan ilmu (Al-Baqarah (2) : 247).  Begitu juga ketika Rasulullah Muhammad SAW mengutus sahabat untuk misi dakwah, maka dipilih sahabat yang paling berilmu baik Alqur’an maupun Sunah.  SMPIT Thariq Bin Ziyad memiliki cita-cita besar melahirkan generasi penerus dakwah yang juga siap mewarisi kepemimpinan, Insya Allah.

Assalamu’alaikum….