Kang Aher (Ahmad Heryawan) Gubernur kita

H. Ahmad Heryawan, Lc. (lahir di Sukabumi, Jawa Barat, 19 Juni 1966; umur 47 tahun) adalah seorang politikus Indonesia. Ia adalah Gubernur Jawa Barat terpilih untuk periode 2008-2013 bersama wakilnya Dede Yusuf. Pada Pilgub Jabar 2013, Ahmad Heryawan kembali dipercaya rakyat Jabar untuk memimpin selama lima tahun kedepan. Kali ini Heryawan didampingi aktor senior Deddy Mizwar sebagai wakilnya.

Kehidupan awal
Ahmad Heryawan tak lahir dalam keadaan nyaman dan berpunya. Keluarganya menempati sebuah rumah mungil di pinggiran kota Sukabumi. Ayah dan ibunya memang minus materi, namun tekad Aher, biasa ia dipanggil, untuk menuntut ilmu tak pernah berkurang. Demi melanjutkan keinginannya bersekolah, Aher kecil rutin membawa gorengan buatan tetangganya untuk dijual di sepanjang perjalanannya ke sekolah. Hal tersebut ia lakukan sejak bangku sekolah dasar hingga SMA. Tanpa malu, sebab baginya belajar di sekolah tetaplah cita yang nomor satu.
Selepas SMA dijalani, Aher kecil mencoba melebarkan impiannya ke bangku universitas. Ayah ibunya masih kekurangan, namun tidak dengan tekadnya. Dengan biaya yang susah payah, Aher kecil mendaftar ke Fakultas Kedokteran UI. Otak Aher kecil cemerlang, ia pun lulus. Tetapi langkahnya terhenti di uang pangkal masuk. Tak putus asa, ia putuskan mendaftar ke Fakultas Teknologi Pangan IPB dan kembali diterima. Lagi-lagi dengan biaya yang payah, impiannya terhenti.
Api semangat dalam jiwa Aher kecil tak pernah padam. Ia terus memelihara mimpinya, hingga takdir menjawab berupa program sekolah gratis dari Kedubes Arab. Aher kecil sempat bimbang sebab di sekolahnya tak pernah ada pelajaran Bahasa Arab. Akhirnya, Aher kecil pun belajar secara otodidak. Ia pun lolos dan disekolahkan oleh Kedubes Arab tanpa biaya. Tempaan hidup telah mengajari untuk mandiri, Aher kecil pun meneruskan berjualan gorengan selama berkuliah hingga lulus dengan menggenggam nilai terbaik.
Selepas lulus dari bangku kuliah, Heryawan mulai meniti karier sebagai pengajar dan mubaligh. Ia aktif mengajar di beberapa perguruan tinggi, antara lain Ma’had Al Hikmah, Dirosah Islamiyyah Al Hikmah, Universitas Ibnu Khaldun Bogor, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Jakarta, dan Pusat Studi Islam Al Manar. Selain itu ia juga aktif di Persatuan Umat Islam sejak tahun 1991 dan dipercaya untuk menjabat ketua umum dari tahun 2004 sampai saat ini.
Karier di dunia politik
Karier Aher di dunia politik berawal dengan bergabungnya ia bersama Partai Keadilan (sekarang Partai Keadilan Sejahtera). Heryawan lantas terpilih menjadi salah satu anggota legislatif Provinsi DKI Jakarta pada tahun 1999. Usai Pemilu 2004, Aher kemudian menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta periode 2004-2009. Sebagai seorang pemimpin daerah, misi yang ia bawa adalah menciptakan masyarakat yang memiliki dasar pengetahuan (knowledge) untuk melahirkan dunia dengan wajah baru. Selain itu, Ahmad Heryawan juga memberikan prioritas pada pendidikan murah, sejuta lapangan kerja, kesehatan masyarakat, perbaikan ekonomi masyarakat, dan pembenahan infrastruktur di seluruh wilayah Jawa Barat.
Gubernur Ahmad Heryawan pada tahun 2011 dinobatkan sebagai tokoh perubahan 2011 oleh sebuah media cetak nasional. Pada tahun 2012, Ahmad Heryawan mencalonkan kembali sebagai Gubernur Jabar dengan didampingi Deddy Mizwar. Pasangan Cagub dan Cawagub Aher-Deddy ini bersaing dengan calon Gubernur lainnya.
Sejak kepemimpinannya tahun 2008, Kang Aher meraih banyak penghargaan. Total 75 penghargaan diraih kang Aher untuk daerah jawa barat dan meningkatkan popularitas Ahmad Heryawan sebagai figur Gubernur berprestasi. hal ini menjadi modal kuatnya untuk maju kembali ke pilkada Jawa barat.
Menjadi Gubernur Jawa Barat
Pada Pilgub Jabar 2013, Ahmad Heryawan sempat disergap isu kurangnya dukungan dari salah satu partai, yaitu Partai Persatuan Pembangunan, namun akhirnya pasangan cagub-cawagub Aher-Demiz (Ahmad Heryawan) dan Deddy Mizwar dapat melenggang menuju pertarungan Pilgub Jabar yang akan digelar pada hari Minggu, 24 Februari 2013. Akhirnya pada tanggal 3 Maret 2013 Pasangan Cagub – Cawagub nomor 4 Aher-Demiz ditetapkan menjadi pemenangan Pilgub Jabar dan akan memimpin Jabar selama periode2013 – 2018, pasangan ini meraih 6.515.313 suara atau sekitar 32 persen dari suara sah dari 26 Kabupaten/Kota di Jawa Barat.
Pemilu Presiden 2014

Ahmad Heryawan mengklaim bahwa hampir 80 persen warga Jawa barat mendukung pencalonan dirinya sebagai calon presiden Republik Indonesia pada pemilu 2014. Ia mengukuhkan diri meski Partai Keadilan Sejahtera belum mengumumkan siapa calon presiden yang akan diusungnya. Ketua DPW PKS Jawa Barat pun mengklain setidaknya delapan provinsi mendukung Ahmad Heryawan menjadi calon presiden Deddy Mizwar pun mendukung Ahmad Heryawan menjadi calon presiden dan siap untuk menggantikan posisinya jika terpilih menjadi presiden.Sekelompok masyarakat yang menyebut diri mereka Barisan Ahmad Heryawan (Baraya) muncul di Garut untuk mendukung penuh Ahmad Heryawan.

Dari dalam PKS sendiri, Ahmad Heryawan akan bersaing dengan Anis Matta dan Hidayat Nur Wahid.
Salah satu metode kampanye yang dilakukannya adalah dengan menemui masyarakat secara langsung dari pasar hingga tukang ojek. Slogan yang diusungnya adalah “Super”, yang merupakan singkatan dari security, prosperity, dan religious. Ia menghendaki terbentuknya masyarakat yang memiliki ketenteraman, kesejahteraan, dan agamis.
Jawa Barat di bawah Ahmad Heryawan
Pendidikan
Ahmad Heryawan mengalokasikan 20 persen APBD untuk pendidikan di Jawa Barat dan tersebar ke seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Biaya pendidikan sekolah dasar dan menengah akan gratis, dan SLTA berkurang biayanya.
Selain itu, pendidikan agama tidak luput dari perhatian Ahmad Heryawan selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, seperti membuka perkemahan santri di bulan Desember 2008. Selain pendidikan formal, Ahmad Heryawan juga bergerak di pendidikan informal demi pemberantasan buta huruf dan memperbaiki kesejahteraan perempuan di Jawa Barat. Hal ini penting demi peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi, terutama bagi perempuan yang menikah di usia dini. Angka kematian ibu melahirkan di Jawa Barat ada pada kisaran 215 kematian setiap 100 ribu kelahiran per tahun. Angka itu menempatkan Jawa Barat pada posisi kedua tertinggi setelahNusa Tenggara Barat.
Di bulan Juni 2009, Ahmad Heryawan melakukan upacara pelepasan 3000 mahasiswa Universitas Padjadjaran yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata selama satu bulan di berbagai tempat di Jawa Barat.
Infrastruktur
Jalan Raya Surade – Sagaranten di Sukabumi menjadi salah satu prioritas perbaikan infrastruktur jalan di Jabar pada 2009. Jalan tersebut penting karena menjadi penghubung provinsi Jawa Barat dan provinsi Banten.
Pertanian
Di masa pemerintahan Ahmad Heryawan, fokus utama di bidang pertanian adalah penguatan fungsi Jawa Barat sebagai penghasil pangan nasional. Berbagai kucuran dana dikeluarkan untuk membantu kawasan yang dikategorikan miskin dan rawan pangan sehingga dapat bangkit dan memberikan kontribusi bagi kawasan sekitarnya. Bantuan ini terutama ditujukan kepada kelompok tani, yayasan, LSM, dan koperasi dengan melibatkan Badan Ketahanan Pangan Jawa Barat, Rumah Zakat Indonesia dan Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera Indonesia.
Di tahun 2014, Gubernur Jawa Barat mendorong terbentuknya bank pertanian secara nasional. Bank pertanian yaitu bank yang memfokuskan diri dalam memberikan kredit di sektor pertanian dengan bunga yang terjangkau. Selama ini bank umum sulit memberikan kredit kepada pelaku usaha pertanian karena sektor ini adalah yang paling berisiko.
Portal Informasi Harga Pangan
Website Priangan.org dibentuk di masa pemerintahan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar untuk membantu para petani dan masyarakat dalam memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di berbagai pasar di Jawa Barat. Website ini juga terintegrasi dengan telepon seluler dan bisa diakses melalui SMS. Priangan.org juga bertujuan untuk mencegahinflasi karena membantu petani dan konsumen untuk membuat keputusan mengenai kapan waktu yang tepat dalam melakukan jual-beli sehingga mencegah harga berfluktuasi terlalu tinggi.
Industri
Ahmad Heryawan akan menetapkan kawasan bagian timur Jawa Barat seperti Majalengka dan Cirebon sebagai kawasan industri padat karya. Dikatakan bahwa minat investasi di bidang industri di Jawa Barat cukup baik dengan Jepang dan Korea Selatan adalah investor luar negeri utama. Pemindahan kawasan industri penting dilakukan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di pinggir kota Jakarta, namun infrastruktur pendukung industri seperti pelabuhan mutlak diperlukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Pelabuhan Tanjung Priuk.
Birokrat
Ahmad Heryawan mengubah sistem tender proyek di pemerintahan di Jawa Barat dari yang semula manual menjadi elektronik. Sistem ini disebut dengan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik dan diyakini paling aman untuk menghindari kemungkinan korupsi pada proses tender. Jawa Barat merupakan satu dari lima provinsi di Indonesia yang menerapkan sistem ini; provinsi lainnya yaitu Sumatera Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Gorontalo.
Selain itu, Ahmad Heryawan juga menata ulang tugas pokok, fungsi, dan rincian unit dan tata kerja Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Provinsi Jawa Barat melalui pembentukan peraturan Gubernur Jawa Barat no 63 tahun 2009.
Kontroversi
Isu larangan Tari Jaipong
Pada awal tahun 2009 beredar isu larangan Tari Jaipong di Jawa Barat oleh Ahmad Heryawan. Ia langsung membantannya melalui keterangan pers bahwa ia hanya menghendaki agar pakaian dan gerakan penari diperhalus dan lebih sopan serta terhormat.
Isu Gunung Ciremai
Desas-desus Gunung Ciremai yang akan dijual kepada Chevron membuat Ahmad Heryawan membuka suara dan menyatakan bahwa berita tersebut hanyalah hoax dan ia memperingatkan bahwa penyebar pesan palsu tersebut dapat dipidana.
Serba-serbi
Tidak seperti gubernur lainnya yang melaksanakan malam tahun baru dengan pesta dan kembang api, Ahmad Heryawan merayakan malam tahun baru dengan acara yang lebih bermanfaat, seperti pada malam tahun baru 2010 Ahmad Heryawan melakukan Pemberian Penghargaan Bidang Seni, Budaya dan Pariwisata Jabar 2009, peresmian Pemancar Improvement on Television Transmitting Station (ITTS) untuk 3 wilayah, dan muhasabah bersama dengan masyarakat di Masjid Gedung Pusat Dakwah Islam Jawa Barat untuk mensyukuri prestasi yang telah terlaksana di tahun 2009 dan berharap tahun 2010 bisa lebih baik.
Biodata :
Tempat, Tanggal lahir:
Sukabumi, 19 Juni 1966
Riwayat Pendidikan
* SD Selaawi I Sukaraja
* SLTP Sukaraja
* SLTA 3 Sukabumi
* S1 LIPIA
Riwayat Organisasi
* Ketua OSIS SMP
* Ketua Rohis SMA
* Ketua Majelis Pemuda
* Ketua Pemuda PUI
* Ketua PUI
* Ketua DPW PK DKI Jakarta 1999-2003
* Ketua DPW PKS DKI Jakarta 2003-2006
* Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah PKS DKI Jakarta 2006-2010
Riwayat Pekerjaan
* Dosen Lembaga Dakwah Islam Al Hikmah
* Dosen Universitas Ibnu Khaldun
* Dosen Tidak Tetap FE Extention UI
* Ketua Fraksi PK DPRD DKI 1999-2004
* Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta 2004-2009
* Gubernur Jawa Barat 2008-sekarang

Kalau aku harus mengulangi hidup lagi, aku tetap akan memilih kamu.

Bagi Anda yang pernah menyaksikan film “Habibie-Ainun”, tentu tidak asing dengan quote Ainun tersebut. Film yang berhasil menyedot 2,7 jutaan penonton ini sepertinya berhasil memenuhi ekspektasi masyarakat akan kisah cinta yang menjadi teladan. Tidak hanya menyajikan romantika cinta sepasang anak manusia, film ini sarat dengan nilai-nilai moral dan nasionalisme. Khususnya untuk para istri, bolehlah cukup berbangga hati. Dalam film ini terbukti bahwa di balik kesuksesan laki-laki ada dukungan dari perempuan yang hebat. Sejalan dengan pepatah Cina yang mengungkapkan, “laki-laki adalah kepala keluarga, sementara perempuan adalah leher yang menopang kepala tersebut”.
Hasri Ainun Besari terlahir dan dididik di lingkungan keluarga yang mencintai pendidikan. Ia menyelesaikan pendidikan dasarnya di Bandung, kemudian melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Rudy Habibie, kakak kelas Ainun saat di SLTA, begitu berkesempatan pulang ke Bandung di tengah masa studinya di Jerman, terpesona Si Gula Jawa yang tumbuh menjadi Gula Pasir yang putih manis. Iklim sejuk di Bandung rupanya menumbuhsuburkan bibit cinta di antara mereka. Habibie pun mempersunting Ainun pada tanggal 12 Mei 1962.
Ainun merupakan pendamping Habibie dalam segala hal. Ia menjadi dokter pribadi yang menyiapkan menu makanan dan mengingatkan Habibie untuk beristirahat dan minum obat. Ia manajer yang mengingatkan jadwal harian Habibie. Ia menjadi penasihat yang menenangkan Habibie dalam kondisi gawat sekalipun saat Habibie menjadi Presiden RI ketiga. Ia juga menjadi Ibu Negara yang memiliki kepedulian besar dalam kegiatan sosial. Ia terlibat aktif dalam yayasan-yayasan kepedulian pada tunanetra, seperti Bank Mata, Perkumpulan Penyantun Mata Tunanetra Indonesia (PPMTI). Di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, Ainun mendirikan Yayasan Beasiswa Orbit (Yayasan amal abadi-orang tua bimbingan terpadu) dengan cabang di seluruh Indonesia. Ia juga yang memprakarsai penerbitan majalah teknologi anak-anak “Orbit”. Atas dedikasinya kepada bangsa Indonesia, Ainun mendapatkan penghargaan Bintang Mahaputra Adipurna, Bintang Mahaputera Utama, serta Bintang Mahaputra Adipradana dari Pemerintah.
Secara pribadi, Ainun merupakan sosok yang religius. Bersama Sang Suami, semasa hidupnya ia rutin melaksanakan puasa sunnah Senin Kamis. Ia melewatkan malam-malamnya dengan shalat malam dan membaca Al-Quran. Menurut suatu sumber, ia bahkan menamatkan membaca Al-Quran dua kali dalam satu bulan. Melihat pribadi Ainun yang begitu menawan, tak heran cinta Habibie kepada Ainun menjadi kisah yang indah untuk dikenang.
Iklim sejuk di Bandung ternyata tidak hanya menumbuhkan kisah cinta Habibie-Ainun. Sang Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, juga memiliki kisah yang tidak kalah manis. Ahmad Heryawan dan Netty Prasetyani saling mengenal sejak masih sama-sama kuliah. Netty semester 7, Heryawan semester akhir. Keduanya sama-sama aktivis dalam kegiatan rohani Islam di kampus. Kesamaan visi dan kecocokan profil yang diinginkan oleh masing-masing membuat Heryawan akhirnya memilih Netty. Berbeda halnya dengan anak muda zaman sekarang yang melakukan penjajakan lewat pacaran, Heryawan-Netty saling mengenal lewat perantara mak comblang. Setelah saling mengenal sejak November 1990, pada tanggal 13 Januari 1991 keduanya akhirnya menikah.
Setelah Ahmad Heryawan menjadi orang nomor satu di Jawa Barat dengan segudang prestasi, Netty tidak lantas menjadi ibu-ibu sosialita yang gemar belanja dan foya-foya. Netty menyokong keberhasilan pembangunan di Jawa Barat secara aktif sebagai pelopor pemberdayaan perempuan dan anak. Dengan jumlah penduduk perempuan Jawa Barat yang mencapai setengahnya dari laki-laki (BPS, 2010), peran perempuan ternyata dapat mencakup lebih dari separuh ruang lingkup urusan di dunia, baik dia sebagai anak, saudara perempuan, istri, maupun sebagai ibu. Maka tidak berlebihan sekiranya dikatakan bahwa apabila perempuan berdaya, masyarakat akan sejahtera.
Atas dedikasinya terhadap kemajuan Jawa Barat, Netty yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Barat ini dinobatkan sebagai “Ibu Jawa Barat” oleh Aliansi Dewi Sartika Provinsi Jabar. Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di bawah kepemimpinannya berupaya mencegah dan menghapus tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak. Sejak didirikan pada bulan Maret 2010, P2TP2A telah menangani 215 kasus, terdiri dari 159 kasus human trafficking, 33 kasus kekerasan dalam rumah tangga, 9 kasus pelecehan seksual, dan sisanya kasus penculikan anak dan perempuan terlantar.
Di tengah aktivitasnya yang begitu padat, Netty tidak melupakan perannya sebagai seorang ibu dan istri. Berikut ini kultwit-nya mengenai pengalamannya membangun keluarga yang sekarang sudah memasuki usia 22 tahun:
Pernikahan yang kami bangun berdiri di atas visi bahwa pernikahan yang dilakukan berdimensi dunia dan akhirat. Artinya, pasangan (suami/istri) di dunia harus menjadi pasangan (suami/istri) di akhirat/kehidupan setelah kematian kelak. Dengan prinsip itu, kami berpikir bahwa tidak boleh ada masalah besar apalagi masalah kecil yang mampu memporakporandakan keluarga kami. Apakah tidak pernah ada masalah? Pasti ada, hanya kita punya kesepakatan bahwa satu sama lain harus berusaha menyelesaikan masalah. Caranya, apapun masalahnya serta siapapun yang memulai, masing-masing harus proaktif mengakhiri dengan cara saling berlomba menyapa lebih dulu. Jadi, tidak ada yang pernah kuat berlama-lama mendiamkan/bermusuhan apalagi dituntaskan sampai 3 hari sebagaimana yang dibolehkan.
Suami saya berprinsip bahwa menikah bukan untuk membuat istri sengsara, sedih, tertekan, dan sebagainya. Justru berniat ingin membahagiakan. Akhirnya, pola relasi yang dibangun adalah kemitraan atau ta’awun (prinsip saling tolong-menolong) sebagaimana yang disebut di dalam Al-Quran. Oleh karena itu, kelancaran komunikasi selalu dibangun. Tidak boleh ada hambatan berkomunikasi antara suami-istri. Ehem, makanya tidak pernah berlalu satu haripun, kecuali ungkapan “I love you” dari mulut masing-masing baik dari saya maupun suami.
Ada fleksibilitas dalam membagi peran di rumah. Tatkala tidak ada yang membantu saya mengerjakan pekerjaan RT, suami turun tangan. Setiap pulang beraktivitas/mengajar malam hari, suami mencucikan pakaian kami sekeluarga. Esok hari, saya tinggal menjemurnya. Ketika saya sakit atau sibuk menyiapkan keperluan anak-anak bersekolah, suami langsung mengantri bersama ibu-ibu di tukang sayur untuk berbelanja. Suami juga terbiasa memandikan dan menyuapi anak-anak di pagi hari. Anak-anak suka disuapi bapaknya karena potongan lauknya besar.
Setiap kali saya melahirkan, suami saya dengan setia mendampingi di sisi, baik mengusap saat kontraksi atau membesarkan hati. Suami berpendapat bahwa mendampingi istri saat mlahirkan akan menambah rasa cinta dan hormat kepada istri dan kaum perempuan lainnya. Termasuk dalam mengasuh dan membesarkan anak, saya dan suami biasa berbagi tugas. Jika saya sibuk, suami yang kontak dan memantau anak-anak.
Sebagai bapak, suami punya prinsip yang sangat melegakan bahwa anak terus tumbuh dan berkembang. Jangan pernah underestimate terhadap anak. Anak-anak tak pernah dibebani dengan prestasi akademis lewat urutan ranking. Jika ambil rapor yang ditanya bagaimana akhlak anak di sekolah. Prinsip kami dalam membesarkan dan mendidik anak dengan 3 pendekatan: otoritatif, demokratis, dan edukatif. Otoritatif: sesekali kami gunakan otoritas sebagai orang tua tapi tidak semua urusan harus diselesaikan dengan gaya atasan-bawahan. Demokratis: sesekali kami berikan kebebasan kepada anak untuk menentukan pilihan-pilihannya secara sadar dan bertanggungjawab. Tapi perlu juga pendekatan edukatif; kami harus memberikan penjelasan, pengertian, dan alasan mengapa ini boleh, itu tdk boleh, dan lain-lain. Jadi, tradisi berdiskusi, berdialog, sudah terbangun diantara anggota keluarga, suami, istri, orang tua dan anak sejak dini. Sebagai contoh, si sulung memutuskan masuk IPS (waktu SMA), bapaknya tidak setuju, ia menjelaskan dengan detil alasannya, akhirnya kami menerima.
Dengan nilai-nilai (agama) yang ditanamkan, anak-anak pun tumbuh menjadi anak-anak yang sederhana, mandiri, dan terlibat dalam kegiatan orang tuanya. Saya dan suami belajar dari karakter anak-anak yang satu sama lain berbeda, yang laki dan perempuan, yang sulung, tengah, dan bungsu. Anak-anak tidak pernah memaksa untuk dibelikan sesuatu karena tuntutan status atau lingkungan pergaulan. Mereka menerima uang saku sesuai kesepakatan. Jika diberikan lebih, mereka menolak. Setiap kali diberi tambahan oleh si bapak, anak-anak bertanya apakah asal uang tersebut halal?
Suami sangat mendukung aktualisasi diri untuk saya, istrinya sehingga sampai hari ini saya didorong untuk menyelesaikan studi S3. Saya dan suami saling belajar, suami tak sungkan bertanya dan meminta pendapat karena yang terpenting satu sama lain saling menghormati. Begitulah selama ini perjalanan keluarga kami, tak ada yang istimewa namun semua kami jalani dengan satu harapan terindah. Yaitu, berkumpulnya kembali saya, suami, dan anak-anak sebagai satu keluarga utuh di akhirat kelak. Masih banyak sebenarnya sisi-sisi lain dari bangunan keluarga kami, insya Allah akan saya sambung dengan topik yang berbeda. Sebagai introduksi saja, si sulung sekarang menimba ilmu di Fisip UI jurusan Ilmu Politik, yang kedua di ITB Jurusan SBM, adiknya di SMA 3. Yang lainnya, di SMP dan SD Mutiara Bunda. Hatur nuhun sudah menyimak. Mohon nasihat dan masukan untuk keharmonisan yang lebih indah. Masih banyak pasangan/ortu yang senior/sepuh, harmonis, dan berhasil mendidik anak, kami masih harus terus belajar. Terima kasih.
Melihat kehidupan keluarga Sang Gubernur yang harmonis, tentunya masyarakat Jawa Barat harus merasa iri. Harapannya keharmonisan tersebut tidak hanya dirasakan oleh Pak Aher, Ibu Netty, dan keenam putra-putrinya saja, tetapi menular dan menyebar secara luas kepada masyarakat Jawa Barat. Semoga saja pemimpin Jawa Barat ke depan merupakan pemimpin yang dapat mewujudkan kehidupan masyarakat yang silih asih, silih asah, dan silih asuh, seperti Ahmad Heryawan! (Aisyah Pertiwi – Kompasiana)


PENGHARGAAN

dakwatuna.com – Zaman sekarang tergolong masih sulit untuk menemukan pejabat publik yang punya banyak prestasi. Tidak sedikit pemberitaan dan perbincangan di masyarakat yang mengopinikan bahwa pejabat publik tidak memiliki prestasi, dan kerjanya hanya mengejar jabatan, kekuasaan, serta harta. Terutama terkait harta, banyak kasus-kasus korupsi yang menjerat beberapa pejabat publik di negeri ini.
Namun Indonesia tidak perlu berkecil hati. Ternyata masih ada beberapa contoh teladan yang baik dari pejabat publik di negeri ini. Salah satu di antaranya yaitu dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Selama menjadi Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan menerima banyak penghargaan atas prestasi-prestasinya. Tidak tanggung-tanggung, hingga berita ini diterbitkan, jumlah penghargaan yang diperoleh Ahmad Heryawan berjumlah 91 penghargaan, dan itu semua diraih selama 5 tahun menjabat. Penghargaan-penghargaan tersebut diraih baik sebagai pribadi Ahmad Heryawan maupun sebagai kepala daerah Gubernur Jawa Barat.
Berikut ini daftar penghargaan yang pernah diraih oleh Ahmad Heryawan:

TAHUN 2008

1. (1) Penghargaan Pemeringkatan e-Government Indonesia Tingkat Provinsi
[OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diperoleh dari Depkominfo, atas prestasi dalam Provinsi Jawa Barat menduduki tiga besar Pemeringkatan E-Government Indonesia (PeGI).
2. (2) Penghargaan e-Government Award kategori Provinsi
[OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diperoleh dari Warta EkonomiI, atas prestasi dalam bidang penyelenggaraan e-government tingkat Provinsi
3. (3) Penghargaan Adiupaya Puritama, Bali 31 Oktober 2008.
[OPD Pengelola : Dinas Pemukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Negara Perumahan Rakyat RI, Muhammad Yusuf Asy’ari di Bali. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam bidang pembinaan penyelenggaraan pengembangan perumahan dan pemukiman kategori Pemerintah Kabupaten Tahun 2008.
4. (4) Penghargaan Provinsi Kinerja Terbaik Peringkat Pertama dalam Bidang Jasa Konstruksi,
Jakarta 28 Nopember 2008.
[OPD Pengelola : Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto kepada Gubernur Jawa Barat di Jakarta. Atas prestasi dalam pencapaian kinerja terbaik peringkat pertama Bidang Jasa Konstruksi.
5. (5) Penghargaan Kamar Dagang dan Industri Pusat, Jakarta 21 Desember 2008
[OPD Pengelola : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, M.S. Hidayat kepada Gubernur Jawa Barat di JCC Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjalin kemitraan dengan Kadin.

TAHUN 2009

6. (1) Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional, 2009
[OPD Pengelola : Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diperoleh dari Kementeriaan Pekerjaan Umum, atas prestasi dalam pengelolaan jalan dan jembatan.
7. (2) Penghargaan BIDANG PERIKANAN BUDIDAYA
[OPD Pengelola : Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diperoleh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, atas prestasi dalam bidang Pembudidaya Ikan Pandawa.
8. (3) Penghargaan e-Government Award kategoriProvinsi
[OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diperoleh dari Warta EkonomiI, atas prestasi dalam bidang penyelenggaraan e-government tingkat Provinsi.
9. (4) Juara Ke-3 Tingkat Nasional Komunikasi Pertunjukan Rakyat, Yogyakarta 2009
[OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diberikan oleh Depkominfo pada kegiatan Pekan Informasi Nasional di Yogyakarta, Provinsi Jawa Barat mendapat juara ketiga untuk kegiatan komunikasi pertunjukan rakyat.
10. (5) Penghargaan Agro Inovasi Pengembangan Hortikultura, Jakarta 6 Agustus 2009
[OPD Pengelola : Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Pertanian Anton Apriyantono di Jakarta. Atas prestasi Gubernur dalam pengembangan hortikultu ra di Provinsi Jawa Barat.
11. (6) Penghargaan Adiupaya Puritama, Jakarta 20 Agustus 2009
[OPD Pengelola : Dinas Pemukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Negara Perumahan Rakyat, Mohammad Yusuf Asy’ari kepada Gubernur Jawa Barat di ruang Birawa Komplek Bidakara Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam bidang perumahan kategori Pembina Pemerintah Kota Metropolitan/Besar. Penghargaan ini diperoleh untuk kedua kalinya pada tahun 2009.
12. (7) Penghargaan Anugerah Aksara, Cilegon 8 September 2009
[OPD Pengelola :Dinas PendidikanProvinsiJawa Barat]
Penghargaan diserahkan olehMenteri Pendidikan Nasional,BambangSudibyo kepada GubernurJawa Barat di Cilegon Banten. Atas prestasi dalammemberantasbutaaksara di Jawa Barat.
13. (8) Penghargaan Daerah Berprestasi Kinerja Keuangan, Ekonomi dan Kesejahteraan,
Jakarta 2 November 2009.
[Biro Pengelola : Biro Keuangan Setda Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia Srimulyani Indrawati kepada Gubernur Jawa Barat di Jakarta. Penghargaan diberikan karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat masuk kategori Daerah Berprestasi berdasarkan penilaian kinerja keuangan, ekonomi dan kesejahteraan.
14. (9) Penghargaan dari Kemensos RI, Bekasi 3 Desember 2009
[OPD Pengelola :Dinas SosialProvinsiJawa Barat]
Penghargaandiserahkan olehMenteriSosialRepublik Indonesia, DR H SalimSegaf Al Jufri kepada Gubernur Jawa Barat pada PeringatanHariInternasionalPenyandangCacat (HIPENCA) di Istana WakilPresiden RI. Atas prestasi dalammewujudkankesamaankesempatanbagipenyandangcacat.
15. (10) Prestasi sebagai Salah Satu Provinsi Terbaik dalam Hal Integritas Pelayanan Publik,
Jakarta 22 Desember 2009
[Biro Pengelola : Biro Pemerintahan Umum Provinsi Jawa Barat]
Pengumuman predikat terbaik ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Mochammad Jasin di Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam optimalisasi pencegahan korupsi pelayanan publik.

TAHUN 2010

16. (1) Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional, 2010
[OPD Pengelola : Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat] Penghargaan diperoleh dari Kementeriaan Pekerjaan Umum, atas prestasi dalam pengelolaan jalan dan jembatan. 17. (2) Penghargaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Terbaik, Tahun 2010
[OPD Pengelola : BPPT Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diperoleh dari BPKM RI, atas prestasi dalam bidang investasi.
18. (3) Penghargaan PRIMANIYARTA
[OPD Pengelola : BKPPMD ProvinsiJawa Barat]
Penghargaan diperoleh atas prestasi dalam Program Pengembangan dan Peningkatan Ekspor Jawa Barat, untuk eksportir berkinerja, pembangunan merk global dan ekonomi kreatif.
19. (4) Penghargaan Sebagai Regional Champion, Jakarta 19 Februari 2010
[OPD Pengelola : BKPPMD Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diberikan oleh Kementerian Penanaman Modal/Kepala BKPM RI di Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai penggerak dan capaian target investasi terbaik pada Tahun 2009.
20. (5) Penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terbaik,
Jakarta 27 Mei 2010
[OPD Pengelola :DisnakertransProvinsiJawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, Muhaimin Iskandar di Jakarta. Atas prestasi Gubernur Jawa Barat dalam keberhasilan membina iklim kerja yang sehat dan selamat di Jawa Barat Tahun 2010.
21. (6) Juara MTQ Nasional, Bengkulu 12 Juni 2010
[BiroPengelola :Biro Yansos SetdaProvinsiJawa Barat]
Provinsi Jawa Barat keluar sebagai juara umum dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-23 di Bengkulu. Jawa Barat meraih 9 medali emas, 6 perak, dan 2 Perunggu, dengan jumlah nilai 65. Jawa Barat unggul pada cabang Hifzil Qur’an dengan memperoleh 4 emas, 1 emas Golongan 10 Juz Putra, 2 emas Golongan 20 Juz putra putri, dan 1 emas di golongan 30 juz putra.
22. (7) Penghargaan Lencana Dharma Bakti, Cibubur 14 Agustus 2010
[Organisasi Pengelola :Kwartir DaerahJawa Barat]
Penghargaan diberikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka di Cibubur. Lencana Dharma Bakti diberikan kepada Gubernur atas jasa dan sumbangannya bagi perkembangan Gerakan Pramuka dan gerakan kepramukaan di dunia.
23. (8) Penghargaan Bidang KB, Manggala Karya Kencana, 10 November 2010
[OPD Pengelola :Badan Pemberdayaan Perempuan dan KBProvinsiJawa Barat]
Penghargaan diberikan oleh Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Atas jasa-jasa yang sangat menonjol dalam menggerakkan peran serta masyarakat untuk mencapai keberhasilan Program KB Nasional.
24. (9) Penghargaan Ksatria Bakti Husada, Jakarta 12 November 2010
[OPD Pengelola :Dinas KesehatanProvinsiJawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI, Endang Rahayu Sedyaningsih di Jakarta. Penghargaan ksatria Bakti Husada diberikan kepada individu yang dengan sukarela telah menyumbang tenaga, pikiran dan pengetahuannya di dalam mengembangkan program kesehatan.
25. (10) Penghargaan Mitra Bakti Husada, 12 November 2010
[OPD Pengelola :Dinas KesehatanProvinsiJawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI kepada individu, kelompok/lembaga dalam bidang pengembangan program kesehatan.
26. (11) Penghargaan LPSE JABAR TERBAIK NASIONAL, Balikpapan 23 November 2010
[OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diberikan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Balikpapan, Kalimantan Timur. Atas prestasi sebagai penyelenggara lelang secara elektronik terbaik Tingkat Nasional Tahun 2010.
27. (12) Penghargaan Presiden Bidang Pertanian, 3 Desember 2010
[OPD Pengelola : Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta. Atas prestasi Gubernur Jawa Barat dalam meningkatkan sektor pertanian.
28. (13) Penghargaan Adibakti Mina Bahari, Balikpapan 13 Desember 2010
[OPD Pengelola : Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI tsb diserahkan oleh Wakil Presiden Boediono di Balikpapan, Kalimantan Timur. Atas prestasi Jawa Barat dalam meraih Juara Umum meraih 5 kategori Bidang Perikanan Budidaya, Bidang Perikanan Tangkap, Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan serta Bidang Pengawasan.

TAHUN 2011

29. (1) Penghargaan BKN Award
[OPD Pengelola : BKD Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diperoleh atas prestasi Pemerintah Provnsi Jawa Barat dal am Pengelola Manajemen Kepegawaian Terbaik Tahun 2011.
30. (2) Penghargaan LPSE PROVINSI TERBAIK, 2011
[OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diberikan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Atas prestasi sebagai penyelenggara Paket Lelang Terbanyak Semester I dan II Tahun 2011.
31. (3) Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional, 2011
[OPD Pengelola : Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diperoleh dari Kementeriaan Pekerjaan Umum, atas prestasi dalam mengatasi kemacetan dan kemantapan jalan dengan pembangunan infrastruktur kebinamargaan di Jawa Barat.
32. (4) Penghargaan Penyusun Proposal Terbaik Mobile Pusat Layanan Internet Kecamatan
(MPLIK)
[OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diperoleh dari Kemenkominfo dalam penyusunan proposal MPLK.
33. (5) Penghargaan sebagai BAZDA Provinsi Terbaik.
[OPD Pengelola :BAZDAProvinsiJawa Barat]
Penghargaan diperoleh dari BAZNAS atas prestasi dalam Manajemen Pengelolaan Zakat.
34. (6) Penghargaan Adibaktitani
[OPD Pengelola : Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan tersebut diperoleh atas prestasi di bidang Peternakan.
35. (7) Penghargaan Upakarti Pengembangan IKM.
[OPD Pengelola : Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diperoleh atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dibidang Jasa Pengabdian, Jasa Kepeloporan, Jasa Kepedulian, dan IKM Modern.
36. (8) Penghargaan Indonesia Good Design Selection (IDGS).
[OPD Pengelola : Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diperoleh atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dibidang Desain Terbaik untuk lima perusahaan (alatmusik, kerajinan, fashion dan accessories, serta furniture), Penghargaanbagi UKM dalamrangka “PANGAN AWARD” untukkategoridiversifikasiproduk, kreasikemasanmenarik, inovasiprodukdanbahanbaku
37. (9) Penghargaansebagai Provinsi Produsen Padi Terbesar Tingkat Nasional
[OPD Pengelola : Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan tersebut diperoleh atas prestasi pencapaian produksi padi sebesar 11.322.681 Ton GKG.
38. (10) Penghargaan Enterpreneurship Development, Jakarta 2 Februari 2011
[OPD Pengelola : Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koperasi dan UKM di Jakarta. Atas prestasi Gubernur Jawa Barat sebagai kepala daerah terbaik dalam pengembangan kewirausahaan.
39. (11) Rekor Muri Kendaraan Terbanyak Uji Emisi Gas Buang, Bandung, 21 april 2011
[OPD Pengelola : BPLHD Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Direktur Museum Rekor Indonesia (MURI) kepada Gubernur Jawa Barat di Bandung. Atas prestasi memecahkan rekor MURI untuk kendaraan terbanyak yang mengikuti uji emisi gas buang, total 1.089 kendaraan dalam waktu 6 jam.
40. (12) Anugerah Pangripta Nusantara, Jakarta 28 april 2011
[OPD Pengelola : Bappeda Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas diserahkan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono kepada Gubernur Jawa Barat di Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam melaksanakan perencanaan pembangunan terbaik dan dinilai sukses meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan Daerah.
41. (13)Juara Ke-3,Perlombaan Pertunjukan Kesenian sebagai Media Informasi, 19 Mei 2011
[OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]
Kontingen Jawa Barat terpilih menjadi juara ke-3 Perlombaan Pertunjukan Kesenian sebagai Media Informasi pada acara Pekan Informasi Nasional (PIN)
42. (14)Penghargaan Pengelolaan Sumber Daya Genetik Hewan, Kaltim 23 Juni 2011
[OPD Pengelola : Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI atas prestasi di bidang pengelola sumber daya genetik hewan.
43. (15) Anugerah Bhawa Sasana Desa, Cirebon 9 Mei 2011
[Biro Pengelola : Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar kepada Gubernur Jawa Barat di Cirebon. Atas prestasi Gubernur Jawa Barat dalam membina dan mengembangkan 60 Desa atau Kelurahan untuk sadar hukum. Hal inimenunjukan bahwa Jawa Barat merupakan wilayah yang prosentase kesadaran hukumnya tertinggi di Indonesia.
44. (16) Penghargaan Inclusife Education Award, Manado 12 september 2011
[OPD Pengelola : Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Perwakilan Kementrian Pendidikan Nasional pada pembukaan ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) X di Manado, Sulawesi Utara. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pelaksanaan pendidikan inklusif (penyandang ketunaan). Pemberian penghargaan bagi anak dengan kebutuhan khusus ini didukung USAID.
45. (17) Adiupaya Puritama, Jakarta 22 September 2011
[OPD Pengelola : Dinas Pemukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera), Soeharso Monoarfa kepada Gubernur Jawa Barat di Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membina penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman untuk skala kota menengah/kecil tahun 2011.
46. (18) Ganesa Prajamanggala Bakti Adi Utama, Bandung 23 September 2011.
[OPD Pengelola : Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada Gubernur Jawa Barat di Bandung. Atas jasa dan pengabdian dalam pembangunan dan pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni di Jawa Barat dan ITB.
47. (19) Penghargaan Anugrah Media Humas, 27 Oktober 2011
[Biro Pengelola : Biro Humas, Protokol dan Umum Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diperoleh dari Bakohumas Nasional, atas prestasi juara umum kategori penerbitan majalah internal, plakat dalam bentuk angklung dan kategori laporan.
48. (20) Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik, Surabaya 8 November 2011
[Lembaga Pengelola : Komisi Informasi Publik Jawa Barat]
Penghargaan diperoleh dari Komisi Informasi Pusat atas prestasi Pemerintah Provnsi Jawa Barat dalam pelaksanaan keterbukaan informasi kepada publik.
49. (21) Penghargaan PeGI Tahun 2011 Tingkat Provinsi, Jakarta 9 Nopember 2011
[OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diperoleh dari Kementerian Kominfo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kominfo, untuk tingkat Provinsi, Provinsi Jawa Barat menduduki peringkat pertama
50. (22) Penghargaan Swasti Saba, 11 November 2011
[OPD Pengelola :Dinas KesehatanProvinsiJawa Barat]
Penghargaan diperoleh dari Kementeriaan Kesehatan RI, atas jasa pembinaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam bidang SDM Kesehatan.
51. (23) Penghargaan Manggala Karya Bhakti Husada Arutala, 12 November 2011
[OPD Pengelola :Dinas KesehatanProvinsiJawa Barat]
Penghargaan diperoleh dari Kementeriaan Kesehatan RI, dalam hal menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat.
52. (24) Doktor Honouris Causa dari Youngsan University Korea Selatan, 15 November 2011
[OPD Pengelola :Dinas PendidikanProvinsiJawa Barat]
Pemberian gelar Doktor Honoris Causa kepada Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan diserahkan oleh Rektor Youngsan University di Korea Selatan. Atas apresiasi Gubernur Jawa Barat dalam pembangunan infrastruktur, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan pendidikan, yang dinilai semakin membaik.
53. (25) Penghargaan Adibakti Tani, Jakarta 29 November 2011
[OPD Pengelola : Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Pertanian RI atas prestasi di bidang Pertanian.
54. (26) Penghargaan CSR For Indonesia Sustainability Summit and Award 2011,
Bali 8Desember 2011
[OPD Pengelola : Bappeda Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diberikan oleh La Tofi pendiri La Tofi School of CSR di Ubud Bali. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam keberhasilan penyelenggaraan CSR Tahun 2010.
55. (27) Adibakti Mina Bahari, Dumai Riau 11 desember 2011
[OPD Pengelola : Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Wakil Presiden RI, Boediono kepada Gubernur Jawa Barat di Dumai Riau. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai juara umum dalam meningkatkan produksi perikanan melalui Program GEMAR dan Program GAPURA.
56. (28) Satya Lencana Kebaktian Sosial, Yogyakarta 19 Desember 2011
[OPD Pengelola :Dinas SosialProvinsiJawa Barat]
Penghargaan satya lencana diserahkan oleh Wakil Presiden Boediono mewakili Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kompleks Pelataran Candi Prambanan Yogjakarta. Atas prestasi Gubernur Jabar dalam pelaksanaan program kesetiakawanan sosial di Jawa Barat.
57. (29) Anugerah Parahita Ekapraya Pratama, Jakarta 22 Desember 2011
[OPD Pengelola :Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB ProvinsiJawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Presiden Republik Indonesia,Susilo Bambang Yudhoyono di Balai Kartini Jakarta. Atas prestasi keberhasilan dan berkontribusi nyata Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung penerapan dan pelaksanaan pengarusutamaan gender (PUG), pemberdayaan perempuan (PP), perlindungan anak (PA), serta upaya pemenuhan hak anak.
58. (30) Transmigration Award, Jakarta 28 Desember 2011
[OPD Pengelola :DisnakertransProvinsiJawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinasi BidangKesejahteraan Rakyat di Hotel Bidakara Jakarta. Atas prestasiPemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memberikanperhatiankhusus terhadapperkembangantransmigrasidariwaktukewaktu.

TAHUN 2012

59. (1) Anugerah Tokoh Perubahan Republika 2011, Jakarta 17 April 2012
[Republika ]
Anugerah Tokoh Perubahan Republika 2011 diserahkan oleh Komisaris Utama PT. Republika Mandiri, Adi Sasono kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Djakarta Theatre Building Lt 2, Jakarta. Tokoh nasional lainnya yang mendapatkan penghargaan serupa, yakni Hatta Rajasa, Amran Nur, Abdullah Syukri Zarkasyi, dan Heppy Trenggono
60. (2) Anugerah Perencanaan Terbaik PANGRIPTA NUSANTARA 2012: Provinsi Terbaik I,
Jakarta 25April 2012
[OPD Pengelola : Bappeda Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas diserahkan oleh Menteri PPN/Bappenas di Hotel Bidakara Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2012.
61. (3) Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Jakarta 25 April 2012
[OPD Pengelola :Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan disampaikan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi di gedung Smesco Jakarta. Pemerintah Provinsi Jawa Barat dinilai berhasil dalam melakukan pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Jawa Barat
62. (4) Penghargaan Provinsi Dengan Kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Terbaik
Tahun 2011, Jakarta 16 Mei 2012
[OPD Pengelola : Biro Administrasi Perekonomian Setda Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koodinator Bidang Perekonomian pada pembukaan Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) III TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) tahun 2012, di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.
63. (5) Opini BPK RI: Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Bandung 28 Mei 2012
[OPD Pengelola : Biro Keuangan Setda Provinsi Jawa Barat]
Penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) disampaikan oleh BPK RI dalam acara Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat. Penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) diperoleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2011.
64. (6) Penghargaan Satyalancana Wira Karya Bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana,
Mataram 30 Juni 2012
[OPD Pengelola :Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana ProvinsiJawa Barat]
Penghargaan disematkan langsung oleh Wakil Presiden RI pada acara puncak peringatan Hari Keluarga ke-XIX tingkat Nasional tahun 2012 di eks Bandara Selaparang Kota Mataram Nusa Tenggara Barat.Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemerintah Daerah yang telah berperan secara aktif dan dipandang berhasil di tingkat nasional menyukseskan program kependudukan dan keluarga berencana.
65. (7) PenghargaanBagi Gubernur atas Komitmen Terhadap Pengembangan Penyuluhan
PertanianTingkat Provinsi Tahun 2012, Lampung 30 Juni 2012
[OPD Pengelola : Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diperoleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atas komitmennya terhadap penyuluhan pertanian sebagai Gubernur Peduli Pengembangan Penyuluhan Pertanian. Penganugrahan penghargaan tersebut diserahkan oleh Mentan DR. Ir. Suswono, MMA pada acara puncak Jambore Penyuluhan (Temu Teknis dan Temu Karya Penyuluh Pertanian) se-Indonesia 2012 pada 30 Juni 2012 di Lapangan Mulyo Jati, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, Provinsi Lampung.
66. (8) Penghargaan Wanasara, Jakarta 4 Juli 2012
[OPD Pengelola : Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan diperoleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas komitmennya dalam peningkatan gizi masyarakat melalui protein hewani yang dikenal dengan kampanye SDTI (Susu, Daging, Telur dan Ikan) yang disampaikan oleh Menteri Pertanian RI DR. Ir. Suswono, MMA pada acara pembukaan Indo Livestock Ekspo and Forum Tahun 2012 di JCC Senayan Jakarta.
67. (9) Satyalencana Pembangunan Bidang Koperasi, Palangkaraya 12 Juli 2012
[OPD Pengelola : Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Provinsi Jawa Barat]
Penghargaan tersebut diberikan oleh Presiden pada acara Peringatan Hari Koperasi Ke-65 Tingkat Nasional di Palangkaraya Kalimantan Tengah. Gubernur Jawa Barat menerima Penghargaan tersebut karena dinilai berperan besar dalam pemberdayaan KUMKM di Jawa Barat.
68. (10) Juara Ke-2 Tingkat Nasional , Perlombaan Media Pertunjukan Rakyat, Menado 22 Mei 2011
[OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]
Kontingen Jawa Barat terpilih menjadi juara ke-2 Tingkat Nasional Perlombaan Media Pertunjukan Rakyat pada acara Pekan Informasi Nasional (PIN) di Kota Menado Sulawesi Utara.
69. (11) Penghargaan Adi Karya Bhakti Praja (AKBP) Tahun 2012, Jakarta 14 Agustus 2012
[Biro Pengelola : Biro Pemerintahan Umum Setda Jawa Barat]
Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, berhasil meraih gelar juara pertama Lomba Kelurahan Tingkat Nasional Tahun 2012 dari Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan diserahkan oleh Sekjen Kemendagri Dra. Diah Anggraeni di Hotel Redtop Jakarta.
70. (12) PENGHARGAAN LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH, JAKARTA 11 SEPTEMBER 2012
( Biro Pengelola : Biro Keuangan Setda Jawa Barat )
Jawa Barat dianggap berhasil menyusun dan menyajikan laporan keuangan daerah dengan capaian standar tertinggi dalam akuntansi dan pelaporan keuangan daerah. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI kepada Gubernur Jawa Barat dalam acara Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah tahun 2012 di Gedung Dhanapala kantor Pusat Kementrian Keuangan Republik Indonesia.
71. (13) PENGHARGAAN “ SISTEM RESI GUDANG AWARD “ TAHUN 2012, SURABAYA 20 SEPTEMBER 2012
( OPD Pengelola : Dinas Perindustrian dan Perdagangan )
Penghargaan diperoleh dari Kementrian Perdagangan RI atas dukungan pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pelaksanaan Sistem Resi Gudang di wilayah Jawa Barat. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Perdagangan RI
72. (14) JUARA KE-2 PEKAN OLAHRAGA NASIONAL XVIII, PEKAN BARU 22 SEPTEMBER 2012
( OPD Pengelola : Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat )
Jawa Barat telah berhasil memperoleh tatal 279 medali, yang merupakan akumulasi dari 99 medali emas, 79 medali perak dan 101 medali perunggu. Atas perolehan tersebut Jawa Barat menempati juara ke-2 PON ke XVIII
73. (15) PENGHARGAAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK TAHUN 2012 TERBAIK KE-1 PELAKSANAAN UU NO.14 TAHUN 2008 PASAL 9, JAKARTA 28 SEPTEMBER 2012
( Lembaga Pengelola : Komisi Informasi Publik Provinsi Jawa Barat )
Jawa Barat telah menerima penghargaan Nasional KIP tahun 2012 terbaik ke-1 pelaksanaan UU No.14 tahun 2008 pasal 9. Penghargaan lansung diserahkan oleh Wakil Presiden RI pada tanggal 28 September 2012 di Istana Wakil Presiden RI.
74. (16) PENGHARGAAN KETERBUKAN INFORMASI PUBLIK TAHUN 2012 TERBAIK KE-1 PELAKSANAAN UU NO.14 TAHUN 2008 PASAL 11, JAKARTA 28 SEPTEMBER 2012
( Lembaga Pengelola : Komisi Informasi Publik Provinsi Jawa Barat )
Jawa Barat telah menerima penghargaan Nasional KIP tahun 2012 terbaik ke-1 pelaksanaan UU No.14 tahun 2008 pasal 11. Penghargaan lansung diserahkan oleh Wakil Presiden RI pada tanggal 28 September 2012 di Istana Wakil Presiden RI.
75. PENGHARGAAN ADIUPAYA PURITAMA KATEGORI TERBAIK PEMBINA KABUPATEN, JAKARTA 5 OKTOBER 2012
(OPD Pengelola : Diskimrum Provinsi Jawa Barat )
Jawa Barat telah meraih penghargaan dari Menteri Kementrian Rakyat RI atas upaya pembinaan kepada Kabupaten dalam hal pengelolaan pemukiman , penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perumahan Rakyat RI di Hotel Bidakara Jakarta.
76. PENGHARGAAN ADIUPAYA PURITAMA KATEGORI TERBAIK PEMBINA KOTA MENENGAH / KECIL, JAKARTA 5 OKTOBER 2012
(OPD Pengelola : Diskimrum Provinsi Jawa Barat )
Jawa Barat telah meraih penghargaan dari Menteri Kementrian Rakyat RI atas upaya pembinaan kepada Kota Menengah / Kecil di Jawa barat dalam hal pengelolaan pemukiman , penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perumahan Rakyat RI di Hotel Bidakara Jakarta.
77. PENGHARGAAN ADIUPAYA PURITAMA KATEGORI TERBAIK PEMBINA KOTA METROPOLITAN, JAKARTA 5 OKTOBER 2012
(OPD Pengelola : Diskimrum Provinsi Jawa Barat )
Jawa Barat telah meraih penghargaan dari Menteri Kementrian Rakyat RI atas upaya pembinaan kepada Kota Metropolitan di Jawa barat dalam hal pengelolaan pemukiman , penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perumahan Rakyat RI di Hotel Bidakara Jakarta.
78. PIAGAM PENGHARGAAN TOKOH PEMBINA WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN, KARAWANG 8 OKTOBER 2012
( Biro Pengelola : Biro Hukum dan Ham Setda Provinsi Jawa Barat
Penghargaan khusus kepada Gubernur Jawa Barat atas dorongan serta partisipasi Gubernur Jawa Barat sebagai pembina warga binaan pemasyarakatan ( WBP ) lapas dan rutan di wilayah Provinsi Jawa Barat. Piagam penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Hukum dan Ham RI pada acara Lounching Program Unggulan WBP di lapas Karawang Provinsi Jawa Barat.
79. PENGHARGAAN KHUSUS LA TOFI SCHOOL OF CSR TAHUN 2012, JAKARTA 8 OKTOBER 2012
( OPD Pengelola : Bappeda Provinsi Jawa Barat )
Penghargaan khusus kepada Gubernur Jawa Barat atas jasa mengembangkan kemitraan strategis dengan perusahaan dalam forum CSR Jawa Barat. Penghargaan diserahkan secara langsung oleh La Tofi School of CSR kepada Gubernur Jawa Barat, bertempat di Gedung Negara Pakuan Bandung, 12 Oktober 2012
80. PENGHARGAAN PENGABDI KURSUS DAN PELATIHAN, 27 OKTOBER 2012
( OPD Pengelola : Dinas Pendidikan Jawa Barat )
Penghargaan khusus kepada Gubernur Jawa Barat dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof.Dd.Ir Mohammad Nuh DEA atas prestasi sebagai pengabdi kursus dan pelatihan tahun 2012
81. JUARA I ANUGERAH MEDIA HUMAS 2012 KATEGORI LAPORAN KERJA HUMAS, 6 NOVEMBER 2012
( OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat )
Penghargaan diserahkan oleh Ketua Bakohumas Pusat bertempat di Hotel Aston Makasar Sulawesi Selatan, 6 November 2012 pada acara Pertemuan Tahunan Bakohumas Nasional.
82. JUARA II ANUGERAH MEDIA HUMAS 2012 KATEGORI PELAYANAN INFORMASI MELALUI WEBSITE, 6 NOVEMBER 2012
( OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat )
Penghargaan diserahkan oleh Ketua Bakohumas Pusat bertempat di Hotel Aston Makasar Sulawesi Selatan, 6 November 2012 pada acara Pertemuan Tahunan Bakohumas Nasional
83. JUARA UMUM ANUGERAH MEDIA HUMAS 2012 KATEGORI PEMDA PROVINSI / KABUPATEN / KOTA, 6 NOVEMBER 2012
( OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat )
Penghargaan diserahkan oleh Ketua Bakohumas Pusat bertempat di Hotel Aston Makasar Sulawesi Selatan, 6 November 2012 pada acara Pertemuan Tahunan Bakohumas Nasional
84. PENGHARGAAN KEPADA LPSE JAWA BARAT UNTUK KATEGORI SERVICE INNOVATION, 9 NOVEMBER 2012
( OPD Pengelola : LPSE Jawa Barat )
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala LKPP, Agus Rahardjo kepada Kepala Balai LPSE Provinsi Jawa Barat, Ika Mardiah pada kegiatan Rapat Koordinasi Nasional ke-8 LPSE di Mall Taman Palem, Jakarta, Jumat (9/11) .
85. PENGHARGAAN LAYANAN PERIZINAN INVESTASI, 12 NOVEMBER 2012
( OPD Pengelola : BKPPMD Jawa barat )
Jawa Barat berhasil meraih Penghargaan Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu di Bidang Penanaman Modal (PTSP-PM).
Penghargaan tersebut dianugerahkan, senin ( 12/11 ) di Kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal RI.
86. PENGHARAGAAN UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN SOSIAL ( UPPKS ) PENYANDANG DISABILITAS KATEGORI PEMERINTAH, JAKARTA 3 DESEMBER 2012
( OPD Pengelola : Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Jawa Barat )
Jawa Barat berhasil meraih Penghargaan Upaya Peningkatan Kesejahteraan Sosial ( UPPKS ) penyandang Disabilitas kategori Pemerintah dari Kementrian Sosial RI. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Sosial RI pada acara Hari Internasional Penyandang Disabilitas pada hari Senin 3 Desember 2012 di TMII Jakarta.
87. PENGHARGAAN PEKERJAAN UMUM PERINGKAT TERBAIK I BIDANG PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG, JAKARTA 3 DESEMBER 2012
( OPD Pengelola : Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat )
Jawa Berhasil meraih penghargaan Pekerjaan Umum Peringkat terbaik I Bidang Penyelenggaraan Penataan Ruang dari Kementrian Pekerjaan Umum RI. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Pekerjaan Umum RI pada acara Malam Penghargaan Pekerjaan Umum Tahun 2012 di Kementrian PU jakarta, senin 3 desember 2012
88. PENGHARGAAN PEKERJAAN UMUM PERINGKAT TERBAIK II BIDANG BINA MARGA, JAKARTA 3 DESEMBER 2012
( OPD Pengelola : Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat )
Jawa Berhasil meraih penghargaan Pekerjaan Umum Peringkat terbaik II Bidang Bina Marga dari Kementrian Pekerjaan Umum RI. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Pekerjaan Umum RI pada acara Malam Penghargaan Pekerjaan Umum Tahun 2012 di Kementrian PU jakarta, senin 3 desember 2012
89. PENGHARGAAN SYARIAH AWARD 2012, BANDUNG 9 DESEMBER 2012
( OPD Pengelola : Administrasi Perekonomian )
Bank Indonesia dan Perbankan Syariah memberikan Penghargaan kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atas kontribusi nyata mendorong pertumbuhan industri perbankan syariah di Jawa Barat.
90. PENGHARGAAN ADHIKARYA PANGAN NUSANTARA TAHUN 2012, 14 DESEMBER 2012
( OPD Pengelola : Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat )
Jawa Barat berhasil meraih penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara kategori Pembina Ketahanan pangan Provinsi. Penghargaan diserahkan oleh Presiden RI kepada Gubernur Jawa Barat di Istana Negara Jakarta, Jumat 14 Desember 2012
91. PENGHARGAAN ANUGERAH PARAHITA EKAPRAYA TAHUN 2012, SELASA 18 DESEMBER 2012
( OPD Pengelola : BPPKB Provinsi Jawa Barat )

Jawa Barat berhasil meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya yang diserahkan oleh Presiden RI kepada Gubernur Jawa Barat pada acara peringatan hari Ibu ke-84 di Gedung Smesco jakarta, Selasa 18 Desember 2012

Aher Terima Penghargaan Ke-138


Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) kembali meraih penghargaan bertaraf nasional. Kali ini, Kantor Berita Politik Rakyat Merdeka Online (RMOL.co) mengganjar sebagai salah seorang “Bintang 2014″.

Penyerahan penghargaan dilaksanakan dalam acara Gelaran Malam Budaya Manusia Bintang 2014 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Sabtu malam, 22 Maret 2014.

Penghargaan tahunan RMOL 2014 bertema ‘One Indonesian in One Asean’ (Satu Indonesia dalam Satu Asean). Para penerima award dinilai berkontribusi besar membawa Indonesia memasuki babak dan tantangan global baru, minimal dalam lingkup Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Sumber :
– wikipedia.com
– ahmadheryawan.com
– dakwatuna.com
– rmol.co

Al-Jazari, Perintis Teknologi Robotika

Al-Jazari, atau Ibnu Ismail Al-Jazari, atau Badi Al-Zaman Abullezz Ibn Alrazz Al-Jazari. (muslimheritage.com)
Al-Jazari, atau Ibnu Ismail Al-Jazari, atau Badi Al-Zaman Abullezz Ibn Alrazz Al-Jazari. (muslimheritage.com)


dakwatuna.com – Pernah menonton film RoboCop, Wall-E, Transformers, dan film-film robot yang lain? Beberapa film tersebut mengangkat robot sebagai pemeran utamanya, dan itu hanya sebagian kecil dari banyaknya film robot yang telah dibuat untuk menunjukkan bahwa di masa depan manusia akan hidup berdampingan dengan produk teknologi yang berkembang pesat. Robot merupakan alat mekanik yang dapat melakukan tugas fisik, baik menggunakan pengawasan dan kontrol manusia, atau menggunakan program yang telah didefinisikan terlebih dahulu, dan tidak dipungkiri lagi, teknologi robot sudah banyak digunakan oleh banyak manusia untuk kemudahan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Hal ini diperkuat dengan semakin banyaknya penemuan-penemuan berbasis robotika yang diciptakan oleh inovator-inovator muda dewasa ini.

Sejarah mengenalkan Leonardo da Vinci sebagai perintis teknologi robot atas penemuannya pada tahun 1478, namun itu pun masih hanya dalam bentuk desain di atas kertas. Namun, sebenarnya di awal abad ke-13 M, seorang insinyur yang sangat Al-Jazari, sudah berhasil merancang dan menciptakan aneka bentuk robot pada awal abad ke-13 M. Atas dasar itulah, masyarakat sains modern menjulukinya sebagai ”Bapak Robot”. Dari sini kita tahu bahwa Peradaban Islam sudah lebih maju tiga abad dalam teknologi robotika dibandingkan peradaban Barat saat itu. Ibnu Ismail Al-Jazari, lahir di Al-Jazira, tepatnya di antara wilayah Sungai Tigris dan Efrat. Nama lengkapnya Badi Al-Zaman Abullezz Ibn Alrazz Al-Jazari. Dia tinggal di Diyar Bakir, Turki, pada abad ke-12. Seperti ayahnya ia bekerja pada raja-raja dinasti Urtuq atau Artuqid di Diyar Bakir dari tahun 1174 sampai tahun 1200 sebagai ahli teknik. Di masanya, Al Jazari telah mampu menciptakan robot manusia (humanoid) yang bisa diprogram. Al Jazari mengembangkan prinsip hidrolik untuk menggerakkan mesin yang kemudian hari dikenal sebagai mesin robot. Adapun mesin robot yang diciptakan Al-Jazari kala itu berbentuk sebuah perahu terapung di sebuah danau yang ditumpangi empat robot pemain musik; dua penabuh drum, satu pemetik harpa, dan peniup seruling. Robot ini diciptakan untuk menghibur para tamu kerajaan dalam suatu acara jamuan minum. Sebagai robot pemain musik, tentu saja mereka pun ahli menghasilkan suara musik yang indah. Misalnya saja, robot penabuh drum dapat memainkan beragam irama yang berbeda-beda. Jadi, robot itu pun bermain musik seperti manusia sungguhan!

Robot pemain musik karya Al-Jazari (id.wikipedia.org)
Robot pemain musik karya Al-Jazari (id.wikipedia.org)

Penemuan penting lainnya di era kejayaan Islam yang tak kalah menarik adalah pencuci tangan otomatis dengan mekanisme pengurasan. Mekanisme yang dikembangkan Al-Jazari itu, kini digunakan dalam sistem kerja toilet modern. Robot pencuci tangan otomatis itu berbentuk seorang wanita yang berdiri dengan sebuah baskom berisi air. Ketika seorang pengguna menahan tuas, air akan mengering dan robot wanita itu akan kembali mengisi baskom dengan air. Sistem pencuci tangan yang dikembangkan Al Jazari itu juga digunakan saat ini dalam sistem kerja toilet modern.

Pencuci tangan otomatis (id.wikipedia.org)
Pencuci tangan otomatis (id.wikipedia.org)

Teknologi robotika yang dikembangkan Al-Jazari mencapai 50 jenis dan semuanya ditulis dan digambarkan dalam kitabnya yang sangat legendaris, Al-Jami Bain al-Ilm Wal ‘Aml al-Nafi Fi Sinat ‘at al-Hiyal (The Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices). Karyanya ini berisi tentang teori dan praktik mekanik. Dalam kitab itu juga, Al-Jazari membeberkan secara detail beragam hal terkait mekanika. Tulisan Al-Jazari juga dianggap unik karena memberikan gambaran yang begitu detail dan jelas. Karyanya juga dianggap sebagai sebuah manuskrip terkenal di dunia, yang dianggap sebagai teks penting untuk mempelajari sejarah teknologi. Isi kitabnya pun diilustrasikan dengan miniatur yang menakjubkan. Karena kontribusinya di bidang teknologi, pada abad ke-13 Al-Jazari mendapatkan gelar Ra’is Al-A’mal, sebuah gelar yang saat itu disematkan untuk para Insinyur dan Ahli Teknik di peradaban Islam. Tak heran, jika nama lengkap sang insinyur fenomenal itu adalah Al-Shaykh Rais al-Amal Badi al-Zaman Abu al-Izz ibn Ismail ibn al-Razzaz al-Jazari. Sedangkan titel Badi al-Zaman dan Al-Shaykh yang disandangnya menunjukkan bahwa dia adalah seorang ilmuwan yang unik, tak tertandingi kehebatannya, menguasai ilmu yang tinggi, serta bermartabat.
Dengan karyanya ini pulalah, ilmuwan dan ahli teknik Muslim ini telah membawa masyarakat Islam pada abad ke-12 pada kejayaan. Al-Jazari memberikan kontribusi yang penting bagi dunia ilmu pengetahuan dan masyarakat. Terutama bagi sarjana teknik dari belahan negara Barat. Seorang ahli teknik Inggris, Donald Hill dengan bukunya yang berjudul Studies in Medieval Islamic Technology, begitu kagum dengan pencapaian Al Jazari. Ia berpendapat, ”Tak mungkin mengabaikan hasil karya Al-Jazari yang begitu penting. Dalam bukunya, ia begitu detail memaparkan instruksi untuk mendesain, merakit, dan membuat sebuah mesin.” Salah satu karya Al-Jazari yang membuat Donald Hill kagum adalah jam gajah dengan cara kerjanya dengan tenaga air dan berat benda untuk menggerakkan secara otomatis sistem mekanis, yang dalam interval tertentu akan memberikan suara simbal dan burung berkicau. Replika jam gajah dapat dilihat saat ini di London Science Museum. Ketertarikan Donald Hill terhadap karya Al-Jazari membuatnya terdorong untuk menerjemahkan karya Al-Jazari pada 1974, atau enam abad setelah pengarangnya menyelesaikan karyanya.

Jam gajah karya Al-Jazari (picasaweb.google.com/revswain)
Jam gajah karya Al-Jazari (picasaweb.google.com/revswain)

Khatimah
Kontribusi ilmuwan Muslim di bidang teknik di saat itu telah membuat peradaban Islam semakin maju dan mandiri di seluruh aspek kehidupan. Penemuan-penemuan mengagumkan saat itu seharusnya membuat kita semakin termotivasi untuk selalu berkarya, mengingat pada waktu dewasa ini, banyak sekali innovator muda yang mencoba membuat alat berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) untuk menciptakan kemudahan dalam segala aspek. Mulai dari transportasi, kehidupan rumah tangga bahkan sampai ke aspek ibadah. Jelas prestasi ini patut kita banggakan dan dijadikan cermin untuk meraih kemajuan di bidang IPTEK. Tentunya kemajuan yang dicapai di saat peradaban Islam itu berdiri kembali. (HYP)

Ust. Aswandi, Lc : Pak Eed, salam buat anak-anak

“Pak Eed, salam buat anak-anak”, ujar ustadz Aswandi. “InsyaAllah saya sampaikan ustadz”, jawab Pak Eed singkat. Demikian kalimat terakhir dari ustadz Aswandi sebelum kami berpisah di RM Raja Ikan Bakar. Pak Eed Kartawirana sebagai kepala sekolah mengadakan acara sederhana sebagai pelepasan dan bentuk penghormatan kepada salah satu guru SMPIT Thariq Bin Ziyad yang telah mendedikasikan dirinya dan berjuang bersama selama ini.
Ustadz Aswandi, demikian beliau biasa disapa adalah lulusan Universitas Al-Azhar Mesir, universitas tertua di dunia. Lima tahun berada di Mesir membuat dirinya sangat fasih berbahasa Arab. Bahkan pada beberapa kesempatan sering ditemui ustadz Aswandi sedang menerima telepon dan berbincang dengan bahasa Arab. Bahasa Arab telah menjadi bahasa sehari-harinya sehingga dengan anak dan istrinya pun menggunakan bahasa Arab. Ustadz yang memiliki dua orang putra (Aziz & Aslam) yang lahir di Mesir ini juga telah hafal 30 juz Al-Qur’an. Oleh karenanya diawal amanahnya di SMPIT TBZ beliau diamanahi mengajar Al-Quran.
Namun kini, ustadz yang lahir di Palembang ini harus menurut dan berbakti kepada orang tuanya. Orang tua yang kini semakin renta ingin sesering mungkin dijenguk oleh anaknya yang sholeh. Lima tahun di Mesir tak sekalipun ustadz Aswandi sempat menjenguk orang tuanya. Lima tahun menjadikan sang bunda memendam rindu kepada anaknya. Kepulangan ustadz Aswandi ke Indonesia pun bukan hal yang disengaja. Krisis politik dan kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu di Mesir memaksa mahasiswa-mahasiswa dan orang-orang Indonesia yang tinggal disana harus kembali ke negrinya masing-masing karena alasan keselamatan. Sepulang dari Mesir beliau langsung mengajar Al-Qur’an menggantikan ustadz Abdurrahim, Lc yang mendapat amanah baru di SMPIT TBZ Boarding School. Orang tuanya baru sempat beliau jenguk ketika anak-anak Pramuka meminta beliau menemani ke Palembang (karena beliau asli Palembang) pada kegiatan Jambore Nasional. Beberapa hari di Palembang membuat dirinya berkesempatan menemui orang tua yang dicintainya.
Kecintaan kepada orang tua dan keinginan orang tua yang selalu ingin dekat dengan anaknya adalah alasan utama ustadz Aswandi memutuskan untuk resign dari SMPIT Thariq Bin Ziyad. Berat memang rasanya meninggalkan siswa-siswi SMPIT TBZ dan guru-guru yang selama ini telah menjadi keluarga baginya. Dan berat pula sesungguhnya melepaskan ustadz yang demikian sabar mendidik anak-anak SMPIT TBZ yang sangat aktif. Namun hidup adalah pilihan. Hati, pikiran dan keilmuan seseoranglah yang membantu menentukan pilihan yang baik bagi dirinya ke depan. Dan ustadz Aswandi kini telah memilih.
Tidak ada pesan khusus yang beliau titipkan buat anak-anak SMPIT TBZ, kecuali salam. Salam dengan segala makna yang terkandung didalamnya. Boleh jadi karena sudah sering beliau menyampaikan nasihat baik secara langsung maupun tidak langsung. Beberapa hari ini sudah nampak rasa kehilangan pada sebagian siswa-siswi SMPIT Thariq Bin Ziyad. Beberapa hari ini pula berita tentang ustadz Aswandi menjadi trending topic baik di twitter maupun facebook. Tidak ada lagi lantunan ayat-ayat Al-Quran dari ustadz lulusan Mesir ini. Kepiawaiannya membaca dan menghafal Al-Qur’an serta berbahasa Arab kini akan ia tularkan pada generasi Islam yang lain. Beliau tidak akan menggenggam ilmunya tapi kan senantiasa beliau sampaikan dimanapun berada. Menurut ustadz Aswandi kini ia mendapatkan amanah baru di sebuah lembaga pendidikan Islam di Bandar Lampung. Lebih dekat ke Palembang untuk menjenguk orang tuanya ketimbang dari Bekasi.

Semoga silaturahim ini dapat senantiasa terjalin walau jarak memisahkan kita. Saling mendoakan untuk kebaikan bersama. Selamat berjuang ustadz Aswandi …

RIVA, SANG PRATAMA YANG GAGAH

Siaaaaap… Grak…!!!. Demikian aba-aba panjang yang dilantangkan oleh pemimpin upacara pada pembukaan KEMNAS 2 Pramuka SIT di Bumi Perkemahan Cibubur pagi itu. Riva Aprilliana Fauzan, Pramuka penggalang gagah yang sudah memiliki 11 buah TKK (Tanda Kecakapan Khusus) di selempangnya itu ternyata berasal dari Gugus Depan Sekolah Islam Terpadu Thariq Bin Ziyad Bekasi Jawa Barat. Siswa kelas 8E RSBI SMPIT Thariq Bin Ziyad itu terpiih dan dipercaya menjadi Pratama (Pemimpin Regu Utama) setelah melewati seleksi yang dilakukan oleh KorNas Pramuka SIT untuk memimpin upacara pembukaan dan penutupan KEMNAS 2 Pramuka SIT. Ucapan selamat dan jabat tangan dari Ka.Kwarnas beserta petinggi Pramuka SIT menjadi motivasi tersendiri bagi sang Pratama.

Sebuah kebanggaan bagi Gugus Depan 06.215-06.216 Pangkalan Thariq Bin Ziyad bisa mengantarkan salah satu anak didiknya berprestasi dengan menjadi pemimpin upacara di tingkat nasional. Karena prestasi bukan hanya diukur dari kemenangan dalam sebuah lomba namun prestasi juga bisa diukur dari keberhasilan penanaman nilai dan karakter yang tercermin dalam sikap dan perilaku peserta didik. Mungkin demikian salah satu sudut pandang tentang prestasi yang tercermin pada Riva sang Pratama.
Siswa yang lahir di Bandung 19 April 1998 dari pasangan Yana Mulyana dan Nina Herlina ini memang belum pernah diikutsertakan dalam lomba-lomba yang bersifat akademis walaupun dikelasnya selalu meraih peringkat 3 besar. Namun pengalaman dan semangat untuk senantiasa belajar dan berlatih memupuk karakternya. Kak Adi, Pembina Pramuka SMPIT TBZ pernah bilang, “Lomba dan kemenangan itu bukan tujuan tapi untuk mengukur keberhasilan latihan kita. Pembentukan karakter lebih penting karena menjadi basic core dari Pramuka”. Oleh karenanya lomba adalah salah satu sarana diantara banyak sarana termasuk berlatih dan menggali sebanyak mungkin pengalaman. Itu pula yang dialami siswa yang memiliki motto “Be your self” ini. Pengalamannya mengikuti kegiatan dan proses pembinaan di Pramuka SIT telah membentuk dirinya. Sebut saja serentetan pengalamannya yang sesungguhnya juga merupakan sebuah prestasi :
          Kelas RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional)
          LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa)
          English Outing Program di Kampung Inggris Pare – Kediri
          Persami (Perkemahan Sabtu Minggu) Pramuka SMPIT TBZ di Gunung Bunder
          LKTM (Latihan Kepemimpinan Tingkat Menengah) OSIS-Pramuka-PMR
          TSO (Thariq Student Outbound) di Curug Panjang, Mega Mendung – Bogor
          Jambore Nasional IX Pramuka di Teluk Gelam, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan
          Gladian Nasional Pramuka SIT di Pusdiklatnas Pramuka, Cibubur
          Perkemahan Internasional (PRINT) 2011 di Hutan Lipur Ulu Bendul, Kuala Pilah – Malaysia
          Wisata IPTEK Pramuka SIT di Kuala Lumpur, Malaysia
          Kemah Nasional Pramuka SIT di Bumi Pekemahan Cibubur
Pramuka telah memotivasi semangatnya. Kemandirian, kedisiplinan dan kemampuan leadership adalah sebagian manfaat yang menurutnya sudah ia rasakan. Dimata sang kakak, Reza Aprilliana Fauzi, Riva adalah adik sekaligus sahabat baginya. Dimana ada Riva selalu ada Reza karena memang mereka saudara kembar. Reza sang kakak yang bercita-cita menjadi drummer ini memang memiliki hobi yang berbeda dengan Riva, namun mereka sama-sama memiliki semangat yang sama di Pramuka. Pramuka telah memupuk kekompakkan dua saudara kembar ini.
Selain menjadi Pratama di KEMNAS 2 Pramuka SIT, Riva adalah Pratama di pasukan putra Pramuka SMPIT TBZ dan juga ketua kelas di kelasnya. Menurut sahabatnya yang akrab dipanggil Kidut, “Riva itu orangnya tegas, disiplin, sabar dan murah senyum”. Mungkin itu juga yang membuat teman-temannya mempercayakan dan memberikan amanah kepemimpinan di pundak siswa yang hobi berenang ini. Pratama yang bercita-cita menjadi pengusaha ini diwaktu senggangnya juga menyalurkan kegemaran memasaknya, Zupa Soup adalah masakan favoritnya. TKK memasak pun telah ia sandang sebagai de jure keahliannya memasak.
Bukan hanya itu, TKK khotib/kultum tingkat purwa telah melatih dirinya untuk bisa memberikan taushiyah didepan orang banyak. Oleh karena itu ketika diamanahkan untuk memberikan kuliah Shubuh mewakili kontingen Indonesia dihadapan seluruh peserta Perkemahan Internasional (PRINT) 2011 di Malaysia ia langsung menyatakan siap. Dan itupun merupakan sebuah prestasi yang patut dibanggakan.

Sebagai “anak thariq”, Riva telah membuktikan pada kita semua bahkan pada teman-teman dari Malaysia dan Thailand bahwa predikat Shaleh dan Cerdas telah mulai melekat pada dirinya. Siswa yang tengah menyelesaikan hafalan Juz 29nya ini tetap tampil sederhana dalam kesehariannya. Prestasi dan pengalaman yang dilaluinya telah membentuk jiwanya makin matang, tidak sesederhana penampilannya.
Menjadi Pratama (pemimpin regu utama) memang bukanlah tujuan atau puncak dari kesuksesan dan kepemimpinan di Pramuka. Namun ia merupakan salah satu proses pembentukan karekter dan kepribadian. Akan terus lahir pratama-pratama berkualitas di Pramuka TBZ sebagai calon-calon pemimpin dimasa mendatang. (SS)


Profil : Nabilla Elsaphira Putri, maestro lukis SMPIT TBZ

Gadis belia kelahiran Jakarta, 2 Desember 1998 ini bernama Nabilla Elsaphira Putri. Anak kedua putri dari pasangan Ponco Surio dan Tiwi Pawitasari ini adalah maestro lukis di SMPIT Thariq Bin Ziyad. Kepiawaiannya melukis sudah tidak diragukan lagi. Mulai dari SD sudah gemar melukis. Prestasi gadis penyuka pudding ini ketika masih duduk di bangku Sekolah Dasar adalah menjadi Juara 2 lomba lukis tingkat provinsi. Sebuah prestasi yang sangat membanggakan bagi dirinya dan kedua orang tuanya. Oleh karenanya  bakat tersebut sangat di support oleh sang ayah dengan mendatangkan guru les privat melukis ke rumah.

Vira, demikian panggilan akrab siswa yang suka warna coklat dan merah ini. Warna pilihannya cukup menggambarkan kepribadian dan aktifitasnya. Warna coklat menurutnya adalah warna yang elegan. Mungkin juga karena ia ikut aktif di Pramuka SMPIT Thariq Bin Ziyad. Bahkan memiliki peran penting di Pramuka yakni sebagai Pratama (Pemimpin Regu Utama) di pasukan putri. Karena kemenanganya diberbagai lomba lukis, Pembina Pramuka SMPIT Thariq Bin Ziyad Kak Adi berjanji akan menyematkan TKK (Tanda Kecakapan Khusus) melukis tingkat utama. 
Warna kesukaannya yang lain adalah merah. “Warna merah itu warna yang mencolok”, ujarnya. Memang dikelas sang Pratama yang juga suka menulis ini adalah siswa yang mencolok. Gelar ranking 1 di kelasnya belum pernah tergantikan semenjak duduk di bangku SMP. Kecerdasan dan kecemerlangannya membawa hatinya bercita-cita tinggi yaitu ingin menjadi pejabat Bank Indonesia. Semoga Allah memberi jalan agar menjadi pejabat yang jujur dan dapat mensejahterakan rakyat. Amin.
Siswi yang sedang menyelesaikan hafalan Juz 29-nya ini juga menjadi salah satu siswa binaan yang sedang dipersiapkan untuk mengikuti Olympiade Matematika. Disela-sela pembinaan Olympiade ia juga tetap mengasah bakat melukisnya dan ikut dalam lomba-lomba melukis. Prestasinya ketika duduk di kelas 7 adalah menjadi Juara 1 tingkat kabupaten pada Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dan Juara Harapan 2 tingkat provinsi pada ajang yang sama. Dan baru saja pekan ini ia meraih Juara 2 lomba lukis se-Jawa Bali. Sungguh prestasi yang sangat syarat dengan perjuangan.

Vira yang kini duduk di kelas 8 juga pernah merasakan beberapa hari belajar di Madrasah Al-Junaid Singapura dalam English Program SMPIT TBZ. Pengalamannnya bukan hanya menambah khazanah bahasa inggrisnya tapi juga khazanah tentang kehidupan. Gadis cantik penyuka Matematika ini memiliki motto, “Kalau yang lain bisa pasti kita juga bisa”. Sebuah motto yang mencerminkan jiwa yang pantang menyerah. (SS)

Profil : Dadan, terinspirasi Steve Jobs

Mendengar siswa SMPIT TBZ menang lomba sudah menjadi hal yang biasa. Karena memang banyak sekali siswa-siswa yang yang memiliki potensi luar biasa senantiasa di-upgrade setiap harinya disini. Mulai dari lomba science, IT, olahraga, seni apalagi lomba-lomba yang bernuansa Islami.
Satu lagi nama siswa berprestasi yang muncul bulan ini ada adalah Putra Perdana Haryana. Salah satu generasi digital SMPIT TBZ ini baru saja memenangkan lomba IT bertajuk Lomba Pengguna Komputer Pelajar (LPKP)  ke-8 tingkat kota dan kabupaten. Juara 1 yang diraih sekaligus mempertahankan gelar Juara Umum bukanlah proses semudah membalikan telapak tangan. Kemenangan yang diraih merupakan proses panjang dan dari ketekunan yang dijalani selama ini. Tiga tahun yang lalu, Dadan demikian sapaan akrab siswa berbadan gempal ini sudah diikutsertakan dalam LPKP ke-6. Saat itu ia masih duduk di kelas 7, dengan harapan dapat melatih mental dan mengenal medan lomba. Alhasil peringkat ke-4 dapat diraihnya dan hanya selisih satu tingkat dibawah kakak kelasnya yang pulang membawa piala Juara 3. Ikhwan yang suka twitter-an ini juga kembali diikutsertakan di LPKP ke-7 dan berhasil meraih Juara 3 mengikuti jejak kakak kelasnya, sementara sang kakak kelas menggondol piala Juara 1 sekaligus Juara Umum. Dan baru saja jejak-jejak keberhasilan ia lakoni dengan berhasil mempertahankan gelar Juara Umum tahun ini.
Memang dunia digital sudah menjadi kesehariannya. Twitter-an, Facebook-an, blogging dan segala hal yang berbau IT sangat ia gemari. Hobi digitalnya ia salurkan dengan mengikuti ekstrakurikuler IT Club. Eksistensi di dunia nyata dan dunia maya sudah jadi bagian hidupnya. Namun syukur Alhamdulillah, dunia digital membawa dirinya kearah yang positif dengan senantiasa mendapatkan bimbingan dari orang tua, serta guru-gurunya. Segudang prestasi sudah diraihnya, karena memang siswa penyuka ketoprak ini selain dibina disekolah ia juga di-overclock dengan menjadi siswa binaan MIPA UI bidang studi Fisika, KPM (Klinik Pendidikan MIPA) dan siswa binaan PP-IPTEK. Pembinaan di PP-IPTEK membawanya menginjakkan kaki di Negeri Gajah Putih sebagai peserta AYSF (APEC Youth Science Festival) yang berlangsung selama sepekan di Pathum Thani, Thailand.
Selain bidang akademis siswa yang bercita-cita menjadi pengusaha ini juga memiliki jiwa kepemimpinan dengan terpilih sebagai Ketua OSIS  SMPIT TBZ periode 2010-2011, disamping berjiwa seni dengan pernah meraih Juara Favorit pada Pentas Seni Islami ketika duduk di kelas 7 dan menjadi MC di acara yang sama tahun berikutnya. Anak pertama dari pasangan Cecep Haryana,SH yang seorang polisi dan Siti Rohani seorang guru TK ini juga pernah menjuarai (Juara 1) cerdas cermat PAI dalam kegiatan Thariq Festival. Keterpaduan bidang akademis dan religi atau dalam bahasa sehari-hari kita kenal dengan istilah Sholeh & Cerdas menjadi nyata pada diri siswa yang sedang menyelesaikan hafalan juz 29-nya ini.
Olahraga atau lebih tepat hobi yang menjadi temannya berpetualang adalah bersepeda. Atribut lengkap termasuk helm selalu menemaninya menjelajah jalan-jalan di Bekasi. Jika ada aktivitas di luar kegiatan rutin sekolah maka ia memilih sepeda sebagai alat transportasinya.  Maka sangatlah tidak berlebihan kiranya jika siswa yang selalu tersenyum dan senantiasa berpakaian rapi ke sekolah ini dalam dirinya terdapat sepenggal lirik dalam nasyid “Pejuang Sejati” yaitu,
Fisik kuat itu sudah pasti
Pikiran cemerlang wajah berseri
Akidah mantap tetap terpatri
Akhlaq terpuji hiasan diri
Segudang prestasi tidak menjadikannya sombong. Kesederhanaan selalu tercermin dalam kesehariannya walaupun selalu menjadi ranking 1 dikelasnya. Prestasi-prestasi yang telah diukir menambah motivasinya untuk terus melakukan hal-hal yang luar biasa, termasuk hal-hal yang mustahil. Sebagaimana sebuah kalimat yang menjadi inspirasinya kini mengenai Steve Jobs (pendiri Apple Computer) dalam buku biografinya yang disampaikan oleh rekan kerjanya, Debi Coleman, “Steve dapat melakukan hal yang mustahil karena dia tidak menyadari bahwa hal itu mustahil.”
Dari seorang Putra Perdana Haryana mari kita belajar, mampukah kita mengikuti jejak-jejak prestasinya atau bahkan melampauinya. Pasti bisa, tidak ada yang mustahil…iya kan ? (SS)