Perjalanan Jaman Now, EOP 2017

Perjalanan Jaman Now

Selama lebih dari 12 jam harus ditempuh dengan kereta oleh siswa siswi SMPIT Thariq Bin Ziyad kelas 7 dalam rangka menuntut ilmu dari Bekasi ke kampung Inggris Pare, Kediri.

Ini tentu perjalanan jauh dan panjang, melelahkan tapi juga sangat menyenangkan. Apalagi yang baru pertama kali melakukan perjalanan sejauh ini.

Satu siswa berkata ketika waktu magrib tiba, ” wudhunya susah bu. Keretanya goyang-goyang. Terus sholatnya gimana?”

“Namanya juga di kereta, ini kan bukan keadaan normal. Kalo sholat, sambil duduk. Untuk sujud lebih tunduk dari rukuk.” jawab saya.

“Sujudnya sampe nempel ke bawah bu, ke lantai? “

Dalem hati pen ketawa tapi kasian, “Gak lah, lebih tunduk saja. “

Eh beneran tuh bocah, sujudnya nunduk bener sampe melewati lutut. Dan terlihat khusyu.

Temen2nya yang melihat, sebagian bengong melihat sholat tuh bocah. “Khusyu bener ya bu? “

“ho oh”

Dasar anak jaman now, selepas sholat udah siap dengan komik dan gadgetnya. Tapi guru jaman now juga ga mau kalah, ” Eh letakkan semua hp, novel, komik dan gadget. Dzikir dulu yaa abis sholat. Baca almasurat biar perjalanan kita selamat. Mohon doa kepada Sang Pemilik Jagat. Baca yang fokus karena ini doa khusus. Jangan sambil ngobrol nanti gak terkontrol. “

Akhirnya semua baca dzikir tanpa banyak mikir, sesuai perintah Allah dalam Al Ahzab: 41 – 42.

“Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepadaNya di waktu pagi dan petang.”

(eli amalia)

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *