Thursday, 06 Oct 2022
  • Selamat Datang di website resmi SMPIT Thariq bin Ziyad
TUTUP MENU

THARIQ BIN ZIYAD kumpulkan 55 Juta untuk PALESTINA

Siswa Sekolah di Bekasi Ini Kumpulkan 55 Juta Rupiah Untuk Bantu Rakyat Palestina

Bekasimedia – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto wartawan senior Indonesia dari beberapa media besar yang berkunjung dan berfoto bersama Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu.

Sementara itu, sejak pekan kemarin ada penggalangan dana untuk membantu rakyat Palestina dari anak-anak sebuah sekolah di Bekasi Jawa Barat.
Adalah siswa-siswi Sekolah Islam Terpadu (SIT) Thariq Bin Ziyad di Pondok Hijau Rawalumbu dan Jatimulya Tambun Selatan dari SDIT, SMPIT dan SMAIT yang melakukan kegiatan penggalangan dana ini. Adapun dana yang terkumpul sudah mencapai sejumlah 55,1 juta rupiah, 15 dollar AS dan sepasang anting emas. 
“Alhamdulillah hari ini Allah SWT mengizinkan kita untuk bersama-sama menyatukan hati kita untuk peduli kepada saudara-saudara kita yang berada di Palestina. Salah satu usaha dan bentuk kecintaan kita kepada sesama muslim,” ujar salah satu guru SDIT Thariq Bin Ziyad Permata Hijau, Sugeng Malikul Bahri.
Dan ini lanjut Sugeng, adalah salah satu bentuk untuk menciptakan karakter anak-anak SDIT untuk peduli kepada sesama dan saling berbagi kepada saudara-saudara yang membutuhkan.
“Semoga dengan acara ini Allah SWT meridhoi amal perbuatan seluruh keluarga besar Thariq dan Insya Allah membawa keberkahan pada kemajuan dakwah dinul Islam,” imbuhnya.
Sementara itu Kepala SDIT Thariq Bin Ziyad Pondok Hijau Siti Rohayati mengatakan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama dengan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) dan Rohis SMAIT Thariq Bin Ziyad.
“Ini adalah salah satu bentuk kegiatan eksplorasi anak-anak yang berkaitan dengan citra sekolah kami yaitu peduli sesama, khususnya saudara-saudara muslim di Palestina. Sebetulnya ini bukan program yang pertama tetapi kali ini lebih excited karena ada pembacaan puisi mereka, karya mereka kemudian dilanjutkan dengan pementasan drama yang luar biasa tentang Palestina,” ungkap Siti Rohayati.

Yang membuat bahagia menurut Rohayati, betapa rasa empati rasa peduli itu betul betul muncul dan kongkrit pada diri anak-anak. “Mudah mudahan kepedulian itu tidak hanya dengan yang jauh jaraknya tapi bagaimana mereka lebih banyak dan lebih tertanam jiwa sosialnya di lingkungan masyarakat. Jika anak-anak kita seperti ini saya yakin dan percaya Indonesia akan maju bersama generasi-generasi yang penuh peduli tehadap bangsa dan negara,”pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan penggalangan masih berlangsung untuk beberapa hari ke depan.

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR