Tuesday, 28 Jun 2022
  • Selamat Datang di website resmi SMPIT Thariq bin Ziyad
TUTUP MENU

Bagaimana Rasulullah Bertutur dalam Agenda Keputrian

SMPIT Thariq Bin Ziyad menggelar Keputrian pada hari Kamis, 10 Februari 2022 pukul 13.00 – 14.00  secara online lewat zoom meeting.  Agenda dihadiri sekitar 165 peserta putri yang terdiri dari siswa kelas tujuh, delapan dan sembilan.

Keputrian ini merupakan salah satu program dari pembinaan yang secara rutin dilakukan sebulan sekali khusus siswa putri. Menurut Koordinator Pembinaan SMPIT Thariq Bin Ziyad yaitu Ibu Iin Safitri, S.Pd.  mengatakan bahwa tujuan program ini adalah memperkuat jati diri sebagai muslimah. 

“Tujuan lainnya adalah menambah pengetahuan dan pengalaman dalam berislam, beribadah dan bermuamalah. Serta mengembangkan potensi keterampilan sebagai seorang muslimah, ” ujarnya. 

Agenda yang dipandu oleh Shafa Mahadewi Sakti dan Radiandra Resysha Rahazade ini dimulai dengan pembacaan tilawah oleh Adelia Khoirunnisa Putri  dan saritilawah oleh Azzely Laiqa Mahaputri. Para siswa yang berpartisipasi di agenda ini semua dari kelas 9A. Kemudian dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Ibu Tukiyati, S.Pd dengan tema “Bagaimana Rasulullah SAW Bertutur”. 

Beliau mengatakan bahwa sungguh telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah, surat Al Ahzab ayat 21. 

“Akhlak Rasulullah SAW sangat mulia. Tutur kata beliau sangat santun. Rasulullah berbicara padat namun sarat makna. Beliau lebih banyak diam. Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berkatalah yang baik dan jika tidak, maka diamlah. Ini diambil dari Hadist Riwayat Bukhari Muslim, “ujarnya.

“Rasulullah hanya berbicara yang bermanfaat saja. Sesekali Rasulullah SAW bercanda namun tetap sesuai kebenaran dan tidak ada unsur kebohongan, “lanjutnya.

Ibu Tukiyati mengatakan bahwa  sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam at-Tirmizi, dari Sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu anhu , dia berkata:

قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّكَ تُدَاعِبُنَا؟ قَالَ: نَعَمْ غَيْرَ إِنِّي لَا أَقُولُ إِلَّا حَقًّا

artinya : Para Sahabat berkata, “Wahai Rasûlullâh! Sesungguhnya engkau mencandai kami.” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Betul, akan tetapi saya tidak mengucapkan sesuatu kecuali yang benar.

Semoga kita bisa meneladani akhlak Rasulullah SAW terutama dalam bertutur kata dengan sopan dan santun. 

Eli Amalia – Tim Media SMPIT Thariq Bin Ziyad

 

 

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR