Tuesday, 28 Jun 2022
  • Selamat Datang di website resmi SMPIT Thariq bin Ziyad
TUTUP MENU

Up Grading dan Optimalisasi Peran Pembina BPI

Dalam rangka up grading dan optimalisasi peran pembina BPI, SMPIT Thariq Bin Ziyad mengadakan pertemuan  dan sosialisasi program pembinaan   pada hari Sabtu, 19 Februari 2022. Agenda dihadiri oleh seluruh guru  sebagai pembina BPI di masjid Al Farouq SMPIT Thariq Bin Ziyad pada pukul 08.00 sampai selesai. 

Acara yang dipandu oleh ibu Iin Safitri, S.Pd.  ini dibuka dengan murajaah surat yang dipimpin oleh Ustaz Munawar, Lc. Kemudian sambutan dari kepala sekolah yaitu Ustaz Nur Kosim, Lc.   yang mengatakan bahwa Rasulullah mulai membina, berdakwah sejak diutus menjadi Rasul oleh Allah yaitu pada usia 40 tahun sampai akhir hayat.

“Warisan kebaikan yang berupa proses dakwah  dari Nabi Muhammad SAW harus kita lanjutkan,” ujarnya.

Kemudian acara inti yang diisi oleh  Ustaz H. Syahrizal Khalid, S. Sos. Beliau mengatakan bahwa mengapa dengan proses yang sama, produk tarbiyah atau BPI bisa menghasilkan sosok yang beragam?

“Seperti di zaman Nabi Muhammad SAW, sahabat nabi juga beragam. Abu Bakar bersifat lembut, Umar Bin Khatab sangat tegas. Jadi wajar jika produk atau hasil BPI juga bermacam-macam, “ujarnya.

Beliau juga mengatakan bahwa tarbiyah ini bagian dari dakwah. Tarbiyah sebagai proses transformasi sebagai berikut :

  1. Tahwilul jahaalati ’ilaal ma’rifah. Mengantarkan kondisi ketidaktahuan/kebodohan (objek dakwah) kepada kondisi berpengetahuan/kepahaman. Dari yang buta  secara akidah dan akhlak bertransformasi menjadi tahu atau paham.
  2. Tahwilul ma’rifah ‘ilaal fikrah. Mengubah  pengetahuan mereka kepada gagasan. Materi tarbiyah mengendap dalam pikirannya. Cara pandang objek dakwah mengatasi masalah sudah sesuai.
  3. Tahwilul fikrah ‘ilaal harokah. Mentranformasikan gagasan/ pemahaman  menjadi gerakan.
  4. Tahwilul harokah ’ilaa an natijah. Mengantarkan gerakan menjadi buah keberhasilan.
  5. Tahwilul an natijah ilaa al ghoyah. Mengantarkan keberhasilan kepada tujuan yaitu keridhoan Allah. Semua proses/tranformasi BPI yang dilakukan, menjadi tarbiyah Rabbani.

” Mengapa hasil tarbiyah bisa sangat beragam? Proses tarbiyah/BPI adalah proses yang sangat personal. Proses pembentukan pemahaman yang berlangsung ketat, definitif, dan ‘mengabaikan’ aspek personal,” lanjutnya.

“Proses selanjutnya adalah proses yang sangat personal dan membutuhkan individu yang kuat, jujur, dan cermat dalam memahami dan mempresentasikan dirinya, “tambahnya.

Beliau juga mengatakan bahwa Imam Syahid Hasan Al Banna adalah orang yang pertama menyadari kondisi realitas kehidupan umat, ia menyadari kadar kerusakan yang didera masyarakat, serta kadar keterbelakangan yang dideritanya. Kerusakan umat tidak hanya terbatas pada runtuhnya kekhilafan dan sirnanya persatuan umat; permasalahannya tidak hanya terbatas pada penjajahan militer asing terhadap negeri-negeri muslim, atau terbatas pada soal kemunduran teknologi di segala bidang. 

“Tidak berarti dengan tingginya manhaj dan nilai-nilai tarbiyah, maka setiap individu kader dakwah menjadi malaikat siang dan malam, “lanjutnya lagi.

Sebagai pamungkas, beliau menyampaikan bahwa kehebatan seorang guru adalah ketika bisa menjadikan anak didiknya lebih hebat dari sang guru. 

Agenda selanjutnya adalah pemaparan dari Ibu Sri Khobzah, S.Pd. sebagai Manajer Pembinaan di LPIT Thariq Bin Ziyad tentang SKL (Standar Kompetensi Lulusan) untuk sekolah Islam terpadu.

Standar kompetensi lulusan sekolah Islam terpadu adalah berikut :

  1. Memiliki akidah yang lurus
  2. Melakukan ibadah yang benar.
  3. Berkepribadian matang, berakhlak mulia dan bermanfaat bagi orang lain.
  4. Menjadi pribadi yang bersungguh-sungguh, disiplin dan mampu menahan nafsunya.
  5. Memiliki kemampuan membaca, menghafal dan memahami Al Qur’an dan hadits dengan baik
  6. Memiliki wawasan yang luas
  7. Memiliki jasad yang kuat dan keterampilan hidup
  8. Komitmen berinfak

Semoga para pembina BPI bisa dapat meningkatkan wawasan keilmuannya dengan acara ini.

Eli Amalia – tim media SMPIT Thariq Bin Ziyad

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR